Berita

Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati Terinspirasi Bung Karno Jadikan Perempuan Sebagai Ibu Peradaban

RABU, 15 MARET 2017 | 10:04 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri terinspirasi pemikiran ayahnya, Soekarno dalam hal melihat bagaimana peran perempuan dalam membangun peradaban suatu bangsa.
 
"Beliau menuliskan buku yang menjadi inspirasi perjuangan kaum perempuan, yakni Sarinah. Spirit Sarinah tersebut mengilhami saya," kata Megawati dalam seminar tentang 'Kerjasama Wilayah ASEAN dengan tema: Hentikan Kekerasan Seksual Terhadap Anak-Anak', di Putra Wolrd Trade Centre Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (14/3).

Seminar tersebut diselenggarakan atas prakarsa istri Perdana Menteri Malaysia PM Najib Razak, Datin Paduka Seri Rosmah Mansor. Megawati yang hadir ke Kuala Lumpur sebagai pembicara khusus didampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani.
 

 
Karena terinspirasi spirit Sarinah yang ditulis Bung Karno, Megawati saat itu tidak berhenti pada ratifikasi Konvensi ILO. Pada tahun 2002, selaku Presiden menandatangani tiga buah Keputusan Presiden, yaitu: Keputusan Presiden tentang Rencana Aksi Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak, Rencana Aksi Nasional Penghapusan Eksploitasi Seksual Komersial Anak, dan Rencana Aksi Nasional Penghapusan Perdagangan Perempuan dan Anak.
 
"Selanjutnya, di penghujung jabatan saya sebagai Presiden, saya mensahkan lahirnya UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga," ujarnya.
 
Selain itu, lanjut Ketua Umum PDI Perjuangan ini, ada tiga Keputusan Presiden untuk agenda ratifikasi yang ditandatanganinya, yaitu: Protokol Opsional Konvensi Hak Anak tentang Perdagangan Anak, Pornografi Anak dan Prostitusi Anak; Protokol Opsional Konvensi Hak Anak tentang Keterlibatan Anak dalam Konflik Bersenjata; serta Konvensi PBB 1990 tentang Perlindungan Pekerja Migran dan  Keluarganya.
 
"Tidak hanya itu, konsepsi tentang Rancangan Undang-Undang penghapusan Kekerasan Seksual terhadap Perempuan pun sudah kami siapkan, dan  alhamdulillah, Rancangan Undang-undang tersebut saat ini oleh Pemerintah dan DPR RI disepakati sebagai Program Legislasi Nasional Prioritas yang sedang dalam proses pembahasan di DPR RI," jelasnya.
 
"Dengan berbagai upaya tersebut, gambaran pentingnya peran kaum perempuan dan anak sebagai cermin peradaban sebuah bangsa saya jalankan dengan penuh kesungguhan," ungkap Megawati.​

Untuk keselamatan dan keamanan PT KCJ mengimbau pengguna jasa untuk tidak memaksakan diri masuk apabila KRL yang tiba di stasiun telah penuh. [ian]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya