Berita

Foto/Net

Politik

Megawati Dan Istri PM Najib Bahas Pemberdayaan Perempuan

RABU, 08 MARET 2017 | 08:47 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama istri Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak, Datin Paduka Seri Rosmah Mansor membahas banyak hal di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Selasa (7/3).

Salah satu pokok bahasannya adalah upaya mempererat hubungan Indonesia dengan Malaysia soal program pemberdayaan perempuan.
 
"Baru saja kami membicarakan hal-hal berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan bagaimana mengatasi KDRT serta mempererat hubungan antara Indonesia dan Malaysia," ujar Menko PMK, Puan Maharani yang ikut dalam pertemuan itu, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (8/3).
 

 
Pertemuan di rumah Megawati juga dihadiri istri Wapres Jusuf Kalla, Mufidah Kalla dan beberapa menteri perempuan yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, dan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek.
 
"Kami berbincang secara santai, Bu Mega menghidangkan makanan khas Indonesia, ada pempek, sate padang, mie ayam, yang mana Alhamdulilah Ibu Datin sangat menyukai hidangan tersebut juga es kepala muda khas Indonesia," imbuh Puan.
 
Dalam pertemuan yang selesai sekitar pukul 13.00 WIB, Rosmah Mansor juga mengundang Megawati untuk menghadiri seminar di Kuala Lumpur pada 13 hingga 14 Maret 2017. Seminar tersebut berkaitan dengan upaya mencegah, menanggulangi serta memberantas kekerasan dalam rumah tangga, perempuan dan anak.
 
Sementara itu Megawati menyampaikan kesan pertemuannya bersama Rosmah Mansor. Perbincangan hangat menurutnya seputar isu kekerasan terhadap perempuan.
 
"Yang telah dikatakan Ibu Puan memang benar dari jauh hari Ibu Rosmah telah mengundang saya untuk datang ke Malaysia dan yang utama membicarakan untuk masalah perempuan," kata Mega.
 
Menurut Mega, kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan hanya menajdi persoalan masing-masing negara, namun harus dibahas di tingkat regional. Pertemuan itu disebut Mega sebagai wujud dari ide Rosmah untuk mengangkat masalah wanita di Indonesia dan Malaysia.
"Dengan demikian saya berterima kasih Ibu Datin menyempatkan diri berbincang-bincang dengan perwakilan wanita-wanita Indonesia," imbuh Mega.
 
Sementara itu Rosmah Mansor mengapresias pertemuan bersama Mega dan sejumlah menteri perempuan Kabinet Kerja.
 
"Ribuan terima kasih ibu yang dihormati Ibu Mega dan rekan-rekan para menteri wanita dari Indonesia. Saya pertama kali mengucapkan terima kasih kepada Ibu Mega karena sudi menerima saya di kediamannya dan terima kasih. Saya harap kita akan mengadakan pertemuan seperti ini lagi dan tali silaturahim dapat kita panjangkan," tuturnya.
 
Rosmah Mansor mengatakan dirinya juga mengundang para menteri perempuan untuk menghadiri seminar yang digelar pada 13-14 Maret di Kuala Lumpur.
 
"Saya berpendapat bahwa ini salah satu cara untuk kita bukan saja hanya merapatkan silaturahim tapi bekerja sama di antara dua negara, berbagi pengalaman di antara Indonesia dan juga Malaysia. Insya Allah kita akan berkongsi pengalaman dan saling tinjau bila perlu dan Insya Allah di peringkat ASEAN mengatasi masalah yang dihadapi kaum wanita dan juga anak-anak," terangnya. [ian]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya