Berita

Foto/Net

Politik

Mahfud MD Sindir Aksi GP Ansor Bubarkan Pengajian Di Sidoarjo

SENIN, 06 MARET 2017 | 08:22 WIB | LAPORAN:

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyayangkan adanya pengusiran atau penghentian pengajian Ustaz Khalid Basalamah oleh Gerakan Pemuda (GP) Anshor di Sidoarjo.

Menurut tokoh Nahdlatul Ulama (NU) itu seharusnya tindakan-tindakan yang bertentangan dari segi hukum tersebut tidak perlu terjadi.

"Kalau mengganggu bisa juga dibubarkan, tapi yang membubarkan harus polisi kalau pertemuan-pertemuan resmi seperti pengajian. Tak boleh ada yang ambil wewenang polisi," kicau Mahfud melalui akun tweet pribadinya beberapa waktu lalu, Senin (6/3).


Lebih lanjut, ia menyindir tindakan Gerakan Pemuda (GP) Ansor itu sama dengan ormas yang kerap melakukan tindak kekerasan dengan dalih menegakkan hukum.

"Hanya polisi yang bisa membubarkan pertemuan. Dulu kita mengecam FPI karena "dituding" bertindak sendiri. Masak, kita mau melakukan hal yang sama," lanjut Mahfud.

Puluhan anggota GP Ansor meminta tabligh akbar di sebuah masjid di Sidoarjo, Jawa Timur, yang diisi ustaz Khalid Basalamah dihentikan. Peristiwa itu sempat memicu ketegangan, hingga akhirnya Khalid memutuskan untuk mengalah dan menghentikan ceramahnya.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (4/3) lalu di Masjid Shalahuddin, perumahan Puri Surya Jaya, Gedangan, Sidoarjo, tempat diselenggarakannya tabligh akbar bertema "Manajemen Rumah Tangga" yang dihadiri ratusan orang.

Saat Khalid tengah menyampaikan kajian soal rumah tangga Rasulullah, puluhan pemuda GP Ansor datang.

Dalam berbagai video yang ramai dibagikan dari Youtube, mereka berteriak, menyanyikan yel-yel, dan menyenandungkan shalawat. Aparat yang berjaga langsung sigap mengamankan situasi, pasalnya banyak jemaah tabligh akbar yang berada di luar, termasuk wanita dan anak-anak.

Akibat kegaduhan di luar dan sempat terjadi aksi saling dorong antara polisi dan anggota Banser yang mencoba masuk halaman masjid, Khalid Basalamah memutuskan untuk menghentikan pengajiannya yang baru berlangsung selama 25 menit.

Khalid Basalamah lahir di Makasar 41 tahun yang lalu. Dia menempuh studi S1 di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi' S2 di Universitas Muslim Indonesia Makassar dan S3 di Universitas Tun Abdul Razzak, Malaysia. [ian]

Populer

Masih Sibuk di Jogja, Pimpinan KPK Belum Tahu OTT di Lampung Tengah

Selasa, 09 Desember 2025 | 14:21

Pura Jadi Latar Film Porno, Hey Bali: Respons Aparat Dingin

Selasa, 09 Desember 2025 | 21:58

Kebun Sawit Milik POSCO Lebih dari Dua Kali Luas Singapura

Senin, 08 Desember 2025 | 19:12

Mahfud MD soal Bencana Sumatera: Menyuruh Pejabat Mundur Tidak Relevan

Rabu, 10 Desember 2025 | 05:53

Cegah Penimbunan BBM

Jumat, 05 Desember 2025 | 02:00

Polri Kerahkan Kapal Wisanggeni 8005 ke Aceh

Jumat, 05 Desember 2025 | 03:03

Pesawat Perintis Bawa BBM

Jumat, 05 Desember 2025 | 05:02

UPDATE

Denny Indrayana Ingatkan Konsekuensi Putusan MKMK dalam Kasus Arsul Sani

Selasa, 16 Desember 2025 | 01:30

HAPPI Dorong Regulasi Sempadan Pantai Naik Jadi PP

Selasa, 16 Desember 2025 | 01:22

Pembentukan Raperda Penyelenggaraan Pasar Libatkan Masyarakat

Selasa, 16 Desember 2025 | 01:04

Ijazah Asli Jokowi Sama seperti Postingan Dian Sandi

Selasa, 16 Desember 2025 | 00:38

Inovasi Jadi Kunci Hadapi Masalah Narkoba

Selasa, 16 Desember 2025 | 00:12

DPR: Jangan Kasih Ruang Pelaku Ujaran Kebencian!

Selasa, 16 Desember 2025 | 00:06

Korban Meninggal Banjir Sumatera Jadi 1.030 Jiwa, 206 Hilang

Senin, 15 Desember 2025 | 23:34

Bencana Sumatera, Telaah Konstitusi dan Sustainability

Senin, 15 Desember 2025 | 23:34

PB HMI Tegaskan Putusan PTUN terkait Suhartoyo Wajib Ditaati

Senin, 15 Desember 2025 | 23:10

Yaqut Cholil Masih Saja Diagendakan Diperiksa KPK

Senin, 15 Desember 2025 | 23:07

Selengkapnya