Berita

Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika/Net

Dunia

Merkel Batal Datang, Maroko Bergabung dengan ECOWAS, El Watan Khawatir Aljazair Terisolir

SABTU, 04 MARET 2017 | 11:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Keinginan Maroko bergabung dengan Komunitas Ekonomi Afrika Barat (ECOWAS) disambut waswas masyarakat negeri tetangga Aljazair.

Harian El Watan khawatir manuver Maroko itu akan membuat Aljazair semakin kehilangan peran di Afrika dan akhirnya terisolir.

Di sisi lain harian itu mengapresiasi kemampuan Maroko mendiversifikasi dan membangun hubungan ekonomi dengan berbagai negara Afrika akhir-akhir ini. Sementara Aljazair tidak memiliki kemampuan untuk menyamai pembangun negara-negara ECOWAS.


Di dalam artikel itu, El Watan mengatakan bahwa pekan lalu Aljazair mendapatkan dua tamparan di wajah.

Pertama, Kanselir Jerman Angela Merkel membatalkan kunjungan ke Aljazair. Alasannya karena kondisi kesehatan Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika yang tidak memungkinkannya bertemu Merkel.

Kondisi kesehatan Bouteflika memang tidak baik dalam beberapa tahun belakangan ini dan penguasa juncta militer Aljazair itu semakin jarang muncul di hadapan publik.

Tamparan kedua sehari setelah Merkel membatalkan kunjungan ke Aljazair, yakni saat Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Maroko mengumumkan keinginan Maroko bergabung dengan ECOWAS.

Bagi publik Aljazair, kedua hal ini menimbulkan banyak pertanyaan mengenai diplomasi dan kebijakan ekonomi negara mereka di panggung internasional. Terutama di tengah kondisi kesehatan Presiden Bouteflika yang tidak prima.

Harian El Watan seperti dikutip dari SahabatMaroko.Com juga mengatakan, pembatalan kunjungan Kanselir Merkel merefleksikan ketiadaan visi strategis di kalangan elit Aljazair. Banyak negara ingin menerima kunjungan Merkel, tetapi ketidakmampuan Bouteflika menerima Merkel mengganggu hubungan kedua negara. [dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya