Berita

Khofifah/Net

Politik

Mensos: Bansos Non Tunai Tekan Kemiskinan 0,3 Persen

SABTU, 04 MARET 2017 | 05:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Program bantuan sosial non tunai yang digulirkan pemerintah melalui Kementerian Sosial dinilai mampu menekan kemiskinan hingga 0,3 persen. Angka tersebut didapat dari hasil kajian yang dilakukan oleh World Bank, dimana Program Keluarga Harapan (PKH) telah menjangkau 6 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

"Efektifitas Bansos Non Tunai cukup berkontribusi besar dalam menekan jumlah penduduk miskin di Indonesia," ungkap Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat menyalurkan Bansos Non Tunai PKH di Kota Tasikmalaya, Jumat (3/3).

Khofifah mengatakan, jika dilihat angka 0,3 persen memang terbilang kecil, namun di tengah kelesuan ekonomi global jumlah tersebut cukup berarti. Angka kemiskinan, kata dia, tidak dapat turun dengan signifikan karena inflasi yang dirasakan oleh masyarakat miskin juga tinggi.


Khofifah menerangkan, jika penerima PKH juga menerima beras sejahtera dan bantuan pangan non tunai (BPNT) maka kontribusi terhadap pengurangan kemiskinan mencapai angka 0,45 persen.

"Memang, untuk mengurangi angka kemiskinan bukan suatu pekerjaan mudah, partisipasi semua pihak sangat dibutuhkan. Terutama pemerintah daerah lewat dukungan APBD,” pungkasnya.

Dalam kunjungannya ke Kota Tasikmalaya, Khofifah menyerahkan bantuan senilai Rp116,8 miliar yang antara lain terdiri dari PKH non tunai Rp 49,7 miliar kepada 27.623 keluarga, bantuan pangan non tunai Rp 65,4 miliar kepada 49.617 keluarga, bansos UEP-KUBE Rp900 juta kepada 45 kelompok, bantuan E Warong Rp 450 juta kepada 45 kelompok, bansos disabilitas Rp30 juta kepada 10 orang, bansos lansia Rp160 juta kepada 80 jiwa, dan bantuan hibah dalam negeri Rp 78 juta kepada 370 keluarga. [ian]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

PalmCo Genjot Transformasi Kebun Rakyat Atasi Stagnasi Produksi Sawit

Senin, 25 Mei 2026 | 22:17

Agustina Dorong Denok Kenang Jadi Wajah Baru Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 22:12

Alarm Administrasi Publik

Senin, 25 Mei 2026 | 22:05

Daging Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal akan Disalurkan ke Pesantren

Senin, 25 Mei 2026 | 21:49

Jemaah Haji Diminta Disiplin dan Jaga Kesehatan Menuju Arafah

Senin, 25 Mei 2026 | 21:38

Majelis Etik Ombudsman Dalami Dugaan Pelanggaran Hery Susanto

Senin, 25 Mei 2026 | 21:32

Standardisasi Kemasan ala Kemenkes Berpotensi Picu Dampak Sosial Ekonomi

Senin, 25 Mei 2026 | 21:27

Dilema Etis Keterbatasan Fiskal Sektor Kesehatan

Senin, 25 Mei 2026 | 21:26

Walikota Agustina Sambut Biksu Thudong di Pelataran Masjid Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Pesta Bola Terbesar Siap Mengguncang Benua Amerika

Senin, 25 Mei 2026 | 20:19

Selengkapnya