Berita

Repro

Politik

Beredar Video Polisi Rampas Kain Bertuliskan Dua Kalimat Syahadat

KAMIS, 02 MARET 2017 | 06:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sebuah potongan video berdurasi 22 detik beredar di jejaring dunia maya. Di dalam potongan video itu tampak dua polisi mendatangi kelompok remaja yang sedang menunggu rombongan Raja Salman dari Arab Saudi.

Kedua polisi merampas dua kain berukuran bendera berwarna hitam dan putih dengan tulisan dua kalimat syahadat dari tangan dua remaja.

Belum diketahui dimana peristiwa ini terjadi. Aktivis Muhammadiyah Mustofa Nahrawardaya mengunggah potongan video itu di akun Twitter miliknya, @NetozenTofa.


"Ini polisi apa-apan? Ampun," tulis Mustofa mengantarkan potongan video itu.

"Ini oknum polisi keterlaluan. Maaf," tulisnya lagi dalam twit kedua.

Di dalam foto itu terlihat ada dua barisan anggota masyarakat yang sedang menunggu rombongan Raja Salman. Dua remaja yang membawa kain bertuliskan dua kalimat syahadat berdiri di pembatas jalan bersama beberapa orang lainnya.

Sementara di sisi kiri jalan adalah kelompok pelajar putri yang memegang bendera kecil Indonesia dan Arab Saudi.

Sempat terdengar protes dari kelompok pelajar putri saat polisi merampas kedua kain bertuliskan dua kalimat syahadat itu.

"Woi itu kalimat Allah. Astagfirullah alazim," teriak salah seorang dari mereka.

Belum diketahui apa alasan polisi merampas kedua kain bertuliskan dua kalimat syahadat itu. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya