Berita

Politik

Pemerintah Harus Beralih Mengirim TKI Terampil Ke Arab Saudi

KAMIS, 02 MARET 2017 | 05:45 WIB | LAPORAN:

Kunjungan Raja Arab Saudi Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud menjadi momentum strategis bagi pemerintah dalam meningkatkan kerja sama bidang tenaga kerja. Ke depan, tenaga kerja Indonesia yang dikirim ke Arab Saudi harus memiliki keterampilan dan kualifikasi edukasi yang lebih baik.

Anggota Komisi IX DPR RI Ahmad Zainuddin menjelaskan, kedatangan Raja Salman harus dimanfaatkan pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kerja sama pengiriman tenaga kerja terampil (skill workers/professional workers). Pemerintah sudah harus mengurangi pengiriman TKI informal ke luar negeri jika moratorium dihentikan.

Menurutnya, di antara Visi Strategis 2030 yang dibangun Kerajaan Arab Saudi adalah membebaskan ketergantungan dari minyak sebagai pemasukan utama negara, meningkatkan kunjungan umrah menjadi 30 juta jamaah per tahun, hingga penggalakkan pembangunan perumahan dan pemberdayaan sektor swasta. Dari sejumlah program strategis tersebut tentu akan banyak memerlukan tenaga kerja terampil.


"Target 30 juta jamaah umrah per tahun sebagai contoh akan menuntut banyak pekerja baru di perhotelan di dua Tanah Suci Makkah dan Madinah, dan ini hanya bisa diisi oleh tenaga kerja muslim yang terampil. Demikian juga dengan pengembangan sektor swasta tentu memerlukan banyak tenaga terja terampil," jelas Zainuddin dalam keterangannya, Kamis (2/3).

Dia mengatakan, kerja sama pengiriman TKI seharusnya sudah merambah masuk ke dalam bidang yang lebih expert, seperti bidang ekonomi dan keuangan. Karena Indonesia dipandang sukses dalam membangun ekonomi di luar sektor migas sehingga bisa lepas dari dari ketergantungan pendapatannya dari sektor migas.

Meski dalam rencana strategisnya Saudi akan meningkatkan income per kapita dan menggalakkan tenaga kerja dalam negeri untuk mengurangi tingkat pengangguran dari 11 persen menjadi 7 persen, serta meningkatkan jumlah wanita pekerja Saudi hingga 30 persen namun masih tetap memerlukan tenaga kerja terampil dari negara lain.

"Mengingat tidak mudah dan perlu waktu untuk mengubah mindset warga Saudi dari budaya dilayani menuju budaya masyarakat pekerja. Sehingga kehadiran Raja Salman harus dimanfaatkan pemerintahan Joko Widodo untuk meningkatkan kerja sama pengiriman tenaga kerja terampil," beber Zainuddin.

Jika kerja sama tersebut dapat diwujudkan maka akan membuka kesempatan kerja yang besar bagi tamatan SMK atau SMA dan perguruan tinggi.  

"Karena selama ini, lebih dari 60 persen tenaga kerja Indonesia di luar negeri hanya tamat SD dan SMP. Tentu mereka hanya mampu bekerja di sektor domestik atau informal. Sehingga, Indonesia harus bisa menyudahi pengiriman tenaga kerja informal ke Saudi dan memulai penggalakan pengiriman tenaga kerja ahli dan terampil," pungkas Zainuddin. [wah]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya