Berita

Net

Nusantara

Kemenkop Dorong Pertumbuhan UKM Di Daerah Perbatasan

SABTU, 25 FEBRUARI 2017 | 20:47 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Mulai tahun ini, Kementerian Koperasi dan UKM akan gencar melakukan pelatihan keterampilan dan kewirausahaan bagi masyarakat di daerah-daerah perbatasan. Kementerian ingin supaya banyak UKM tumbuh berkembang di daerah tersebut.

"Bulan depan saya sudah mulai mengadakan pelatihan kewirausahaan dan keterampilan di daerah perbatasan. Karena memang daerah perbatasan ini tugas kita," ujar Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop UKM Prakoso BS saat kunjungan kerja di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (25/2).

Menurutnya, Kalbar merupakan salah satu daerah yang disasar, karena berbatasan langsung dengan Malaysia. Daerah ini memiliki kelompok usaha strategis mikro yang bergerak di bidang kuliner, sehingga perlu dilatih supaya naik kelas.


"Di Kalbar agak beda. Kebanyakan masyarakat umum dan mahasiswa, kelompok-kelompok strategis. Mereka itu sebagian sudah punya usaha mikro sekarang kita ingin angkat jadi kecil, khusus di sana," kata Prakoso.

Kemenkop UKM juga mendorong Dinas KUMKM di tingkat kabupaten/kota rutin menggelar pelatihan. Dengan upaya yang dilakukan bersama-sama, diharapkan angka pertumbuhan pelaku usaha di tanah air bisa melebihi dua persen.

"Dia (pelaku usaha) sudah harus meningkatkan diri dari yang tadinya hanya skala mikro menjadi kecil, kemudian kecil ke menengah. Kedua kordinasi kita dengan dinas kabupaten/kota, supaya kita harapkan mereka lebih giat lagi melakukan pelatihan," jelas Prakoso.

Kemenkop UKM sendiri telah menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di Pontianak sejak 22-25 Februari. Dengan diikuti sebanyak 260 peserta dari anggota dan pengurus koperasi, serta pelaku UKM. Terdiri dari pelatihan kewirausahaan bagi gerakan koperasi (40 orang), pelatihan kewirausahaan bagi perempuan (40 orang), pemasyarakatan kewirausahaan (150 orang), serta pelatihan akuntansi koperasi dan pelaporan penyusunan keuangan (30 orang).

Asisten Deputi Penelitian dan Pengkajian KUMKM Christin menambahkan, tujuan penyelenggaraan pelatihan untuk meningkatkan pertumbuhan wirausaha baru. Serta merubah mindset pemuda dan masyarakat dari job seeker atau pencari kerja menjadi job creater atau pencipta lapangan kerja.

"Tujuan lain yakni kita ingin memberikan pengetahuan dan wawasan peserta tentang langkah-langkah dalam berwirausaha, dan juga memotivasi para peserta untuk terus memiliki jiwa kewirausahaan," demikian Christin. [wah]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya