Berita

Politik

Pemuda Demokrat: Bangsa Indonesia Jangan Takut Lawan Freeport

JUMAT, 24 FEBRUARI 2017 | 06:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Seluruh elemen bangsa harus bersatu menggalang persatuan nasional untuk bersama-sama melawan Freeport. Seruan ini merupakan respon atas sikap Freeport yang mbalelo tehadap Pemerintah Indonesia.

Selain karena sudah diatur, Freeport harus dilawan sebab perusahaan asal Amerika tersebut merupakan bagian dari konspirasi global yang telah merampok sumber daya alam Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua Pemuda Demokrat Indonesia, King Vidor, dalam keterangan persnya, Jumat (24/2).


Di samping itu, kata King, Freeport secara terang-terangan berperan dalam mencerabut jati diri bangsa Indonesia dengan aktif mendorong amandemen UUD 1945 menjadi UUD 2002.

"Mereka tidak hanya merampok sumber daya alam kita, Freeport ada di balik konspirasi terwujudnya amandemen UUD 1945. Akibatnya, bangsa kita kehilangan jati dirinya sekarang. Karena tidak punya jati diri, bangsa kita akhirnya memposisikan diri sebagai hamba sahaya," ujar King.

Menurutnya, melalui momentum ini, saatnya bangsa Indonesia menunjukan kepada dunia, bahwa bangsa ini memiliki harga diri dan tidak bisa diinjak-injak begitu saja meskipun oleh kekuatan global sekalipun.

"Ini momentum, perlawanan ini adalah antithesis dari globalisasi dimana aturan negara sudah tidak lagi ada artinya. Kita tunjukan kalau aturan negara ada dan harus ditaati," seru King.

Dan sebagai sebuah bangsa yang pernah besar dan berjaya, menguasai samudera dan menahan invasi Mongol, bangsa ini harus menunjukan bahwa tidak ada sedikitpun rasa takut tumbuh dalam sanubari rakyat.

"Jangan takut, tunjukan bangsa ini bangsa besar. Tunjukan bahwa kita adalah bangsa yang merdeka dan berdaulat, yang marah jika harga dirinya diinjak-injak," kecam King.

Pemuda Demokrat, sebagai organisasi berhaluan marhaeniesme yang setia terhadap NKRI, Pancasila dan UUD 1945 menurut King, menyatakan melawan dan siap atas segala konskwensi logis yang harus dihadapi atas perlawanan terhadap Freeport.

"Kami siap melawan sejadi-jadinya dan siap menerima konskwensi paling buruk dari perlawanan terhadap Freeport sebagai bagian dari konspirasi global," pungkasnya.

Sebelumnya, PT. Freeport Indonesia enggan berpindah ke Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dari Kontrak Karya (KK). Bahkan, Freeport mengancam Pemerintahan Indonesia untuk melakukan gugatan ke Arbitrase Intenasional. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya