Berita

Pertahanan

Pengamanan Raja Arab Saudi Sesuai Prosedur

KAMIS, 23 FEBRUARI 2017 | 21:20 WIB | LAPORAN:

Kepolisian telah menyiapkan strategi pengamanan kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud yang diagendakan pada 1-9 Maret 2017.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, pihaknya akan menerapkan prosedur standar (SOP) pengamanan kepala negara.

"Ya, itu kan kepala negara. Sudah ada SOP yang biasa kita lakukan," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (23/2).


Meski demikian, Argo tidak merinci jumlah personil yang diterjunkan. Namun, pihaknya telah menyiapkan penempatan pasukan di beberapa lokasi yang akan dikunjungi Raja Salman.

"Ya banyak lah (personil). Mulai dari (bandara) Halim sampai Bogor, ke Jakarta lagi kemudian ke DPR, Masjid Istiqlal," jelasnya.

Hingga saat ini, lanjut Argo, pihaknya belum mendapat informasi terkait penolakan masyarakat atas kedatangan Raja Salman. Meski begitu, polisi bakal menyiapkan langkah preventif untuk mencegah terjadinya aksi-aksi yang tidak terduga.

"Siapa yang menolak. Insya Allah tidak ada," ujarnya.

Kepolisian juga belum tentu menurunkan kendaraan taktis sejenis Barracuda dan Watercanon dalam rangkaian pengamanan Raja Salman bersama rombongannya.

"Nanti kita cek. Yang pasti itu kepala negara yang mesti kita amankan," demikian Argo. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya