Berita

Hukum

Istri Bos Pandawa Diamankan Polisi Di Kawasan Indramayu

RABU, 22 FEBRUARI 2017 | 20:26 WIB | LAPORAN:

Diduga ikut terlibat dalam kasus dugaan investasi bodong di Koperasi Simpan Pinjam Pandawa Mandiri Group (KSP PMG), Nani, diamankan di tempat persembunyian yang berada di daerah Indramayu, Jawa Barat, Selasa malam (21/2).

Nani merupakan istri Bos Pandawa, Salman Nuryanto.

"Istri pertamanya kami tangkap di tempat persembunyiannya di Indramayu. Dia juga kabur dan jadi DPO kami," ujar Kepala Subdit Fismondev Ditkrimsus Polda Metro Jaya (PMJ), AKBP, Sandi, kepada wartawan, Rabu (22/2).


Sebelumnya, Nani masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) PMJ seperti suaminya, Nuryanto. Pasalnya, pasangan suami istri tersebut melarikan diri dan buron saat dipanggil penyidik untuk bersaksi.

Meski demikian, dari dua istri yang diakui Salman, pihak kepolisian hanya mengamankan Nani. Mengingat, istri kedua Salman yang sempat diamankan saat penangkapan telah dipulangkan polisi karena dinilai tidak berperan dalam investasi bodong tersebut.

Selain Nina, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dalam penangkapan tersebut. Namun, Sandi tidak merincikan apa saja barang bukti tersebut karena masih dalam pendataan polisi.

Saat ini, Nina telah ditahan di rumah tahanan PMJ. Penyidik juga telah menerima barang bukti baru dari hasil penyidikan.

"Ada satu unit mobil pick-up yang memiliki kode nomor polisi daerah Cirebon," ungkap Sandi.

Seperti diketahui, Salman ditangkap bersama dua adiknya, Taryo dan Subardi yang berperan sebagai administrator di KSP PMG.

Polisi juga mengamankan seorang leader grup, sekaligus orang kedua Salman bernama Madamine.

Berdasarkan data hitungan sementara, jumlah kerugian yang menimpa ratusan nasabah selaku korban, mencapai Rp 3 triliun. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya