Berita

RMOL

Politik

Peran IRI Sangat Penting Dan Strategis

RABU, 22 FEBRUARI 2017 | 20:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pembentukan Indonesia Raya Incorporated (IRI) sangat penting dan strategis. Selain akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, juga dapat turut serta dalam menjaga kesatuan dan persatuan nasional.

Demikian disampaikan Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Letjen (Purn) Kiki Syahnakri dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema 'Indonesia Raya Incorporated: Energi sebagai Alat Pemersatu Bangsa' yang digelar Gerakan Ekayastra Unmada-Semangat Satu Bangsa, di Hotel Gallery, Yogyakarta (Rabu, 22/2).

FGD dihadiri belasan wartawan berbagai media massa antara lain dari Jakarta, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.


"Konsep IRI sangat penting dan strategis. Oleh karena itu kami di PPAD sangat mendukung," ujar Kiki.

Menurutnya, konsep IRI sangat penting karena bangsa Indonesia belum punya konsep pengelolaan sumber daya alam (SDA). Paradigma pengelolaan SDA sekarang ini masih mengggunakan paradigma kolonial. SDA dikeruk sebesar-besarnya hanya untuk membesarkan pendapatan negara dan daerah, tapi pemanfaatannya untuk masyarakat tidak terlihat.

"IRI sangat strategis, karena kalau pengelolaan SDA bisa berlangsung efektif maka bukan hanya bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat tapi juga mendukung kesatuan dan persatuan nasional," jelas Kiki.

Dia menjelaskan, PPAD mendorong pembentukan IRI karena dasar legalitasnya yang sangat kuat. Pertama, Pancasila terutama dalam rangka mewujudkan sila ke lima yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

"Keadilan sosial yang bisa diwujudkan dari konsep IRI bukan hanya keadilan sekelompok pengusaha. Bagi seluruh rakyat Indonesia bukan hanya di pusat tapi juga seluruh daerah," beber Kiki.

Kedua, IRI sangat terkait erat dengan nasionalisme Indonesia. Kiki mengutip pidato 1 Juni yang disampaikan Presiden Pertama Ir. Soekarno. Ketika itu, Bung Karno menyebutkan pandangan ahli dari luar negeri bahwa nasionalisme terbentuk dari kesamaan sejarah dan visi ke depan yang mengikat satu bangsa.

Menurut Bung Karno, pendapat itu sudah kuno karena hanya bicara tentang hubungan antara manusia dengan manusia di satu negara. Nasionalisme Indonesia harus berbicara antara manusia dengan tanahnya. Artinya, manusia Indonesia dengan Tanah Airnya harus menjadi satu kesatuan.

"Ini sesuai dengan konsep IRI," paparnya.

Ketiga, IRI juga berkaitan erat dengan konsep Wawasan Nusantara yang memandang satu kesatuan ideologi, politik, budaya, dan ekonomi.

"IRI akan membentuk satu kesatuan ekonomi," tegas Kiki. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya