Berita

Hukum

Indonesia Semakin Jauh Dari Negara Hukum

SELASA, 21 FEBRUARI 2017 | 18:31 WIB | LAPORAN:

Komisi III DPR mengapresiasi aksi damai yang kerap digelar umat Isla untuk mencari keadilan dan mengingatkan penguasa.
 
Anggota Komisi III Muhammad Syafii mengatakan, substansi daripada aksi damai yang digelar semakin dibutuhkan karena Indonesia terlihat meninggalkan jadi dirinya sebagai negara hukum.

"Saya mengapresiasi yang setia kepada empat konsensus bangsa. Dengan melakukan upaya yang konstitusional dengan datang ke Gedung DPR RI," ujarnya saat berdialog dengan delegasi Forum Umat Islam (FUI) di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (21/2).


Menurut Syafii, kriminalisasi terhadap ulama yang mendesak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditahan lantaran telah melakukan penodaan agama bukanlah isapan jempol belaka.

"Siapapun yang melawan Ahok (menjadi) musuh negara, ini yang paling bahaya. Ini sangat memalukan kedaulatan NKRI," bebernya.

Karena itu, dia mengapresiasi langkah umat Islam mengawal Indonesia menjadi negara demokrasi dan hukum. Salah satunya dengan kembali menggelar aksi damai hari ini, yang dikenal dengan sebutan Aksi 212.

"Mata hati kami tidak tertutup terhadap apa yang bapak ibu aspirasikan," tegas Syafii yang juga anggota Fraksi Partai Gerindra. [wah] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya