Berita

Noriyu

Hukum

Noriyu Diperiksa KPK Bersama Jajaran Komisi IX DPR RI

SELASA, 21 FEBRUARI 2017 | 15:05 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Komisi XI DPR, Soepriyatno, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Legislator Partai Gerindra itu diperiksa penyidik sebagai saksi terkait perkara suap pembahasan anggaran untuk dana optimalisasi Ditjen P2KTrans pada Kemenakertrans tahun 2014.‎

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan Soepriyatno diperiksa dalam kapasitas sebagai mantan Wakil Ketua Komisi IX atau ketika peristiwa suap itu terjadi.
‎
"Soepriyatno diperiksa sebagai saksi untuk tersangka CJM (Charles Jones Mesang)," kata Febri Diansyah di ‎kantornya, Kuningan, Jakarta, Selasa (21/2)
‎

‎
Pada perkara suap senilai Rp 9,75 miliar itu, penyidik KPK juga memanggil istri Soepriyatno yang juga mantan Wakil Ketua IX, Nova Riyanti Yusuf atau dibiasa disapa Noriyu, sebagai saksi.

"Selain itu penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan atas nama mantan Wakil Ketua Komisi IX Irgan Chairul Mahfiz sebagai saksi untuk tersangka CJM," kata Febri.

Sebelumnya, KPK menyatakan akan terus mengembangkan kasus tersebut. Pasalnya, lembaga antikorupsi itu yakin bahwa selain Charles juga terdapat oknum lain yang turut menikmati suap dari mantan Dirjen P2KTrans pada Kemenakertrans, Jamaluddien Malik.

Jamaluddien sendiri telah divonis enam tahun penjara dan denda Rp 200 juta dalam kasus ini. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya