Berita

Hukum

Tiga Rekan Bos KSP Pandawa Ikut Diamankan Polisi

SENIN, 20 FEBRUARI 2017 | 20:50 WIB | LAPORAN:

Sistem jaringan yang diterapkan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Group membuat tiga rekan tersangka Salman Nuryanto ikut diamankan polisi.

Mereka adalah Subandi, Taryo dan Madamin yang bertugas mencari nasabah dan menyetorkan uang investasi kepada Nurman.

"Tersangka pertama Nuryanto. (Petugas) Administrasi, Subardi dan Taryo. Leader besar, Madamin," ujar Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Pol Mochammad Iriawan, dalam keterangan pers, Senin (20/2).


Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono, mengungkapkan, empat tersangka ditangkap di kawasan Curug, Kabupaten Tangerang, Senin dini hari (20/2).

Sebelumnya pengejaran terhadap para tersangka sudah berlangsung dua pekan terakhir. Mereka kerap berpindah lokasi di beberapa wilayah Jabodetabek.

"Jadi, satu tempat kita cari, geser lagi, lalu geser lagi. Sehingga kita temukan di Tangerang, semalam," ujar alumni Akpol 1991 itu.

Komplotan tersebut menawarkan investasi berbunga kepada nasabah dari berbagai kalangan masyarakat. Namun, uang investasi nasabah diduga disalahgunakan hingga ratusan korban merasa dirugikan dengan total nilai kerugian triliunan rupiah.

Empat tersangka dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, Pasal 378 KUHP tentang Penipuan, dan/atau Pasal 46 UU 10/1998 tentang Perbankan jo Pasal 3, 4, 5 dan 6 UU RI No 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya