Berita

Hukum

Bos KSP Pandawa Ditangkap Polda Metro Jaya

SENIN, 20 FEBRUARI 2017 | 20:36 WIB | LAPORAN:

Bos Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Mandiri Group, Salman Nuryanto, ditangkap aparat Polda Metro Jaya (PMJ), Senin dini hari (20/2).

Tersangka pencucian uang itu sempat buron dua minggu. Ia terlibat dalam kasus dugaan investasi bodong yang merugikan hampir 200 nasabahnya.

"Benar, tersangka sudah kami amankan," ujar Kabid Humas PMJ, Komisaris Besar Argo Yuwono, kepada wartawan, Senin sore.


Tersangka sempat buron dan masuk  dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) polisi karena tidak memenuhi dua panggilan yang dilayangkan oleh penyidik Ditreskrimsus PMJ.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 378 KUHP juncto UU 8/2010 tentang pencegahan dan pemberantasan TPPU.

Awalnya, kasus dugaan TPPU bos Pandawa Group diselidiki oleh penyidik Polresta Depok sesuai locus delicti (tempat kejadian) tindak pidana tersebut dan berdasarkan domisili mayoritas korbannya.

Namun, kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke PMJ setelah jumlah korban terus bertambah dan berasal dari berbagai wilayah.

Para korban yang tergiur dengan iming-iming KSP Pandawa mengalami kerugian di kisaran belasan juta hingga miliaran rupiah. Total kerugian yang dialami semua korban diduga mencapai Rp 1,1 triliun. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya