Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

PILKADA BANTEN

Fitnah Keji Tuduh Wahidin-Andika Curang Di Kota Tangerang

SABTU, 18 FEBRUARI 2017 | 20:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Tuduhan tim hukum Rano Karno-Embay Syarief bahwa terjadi kecurangan terstruktur, sistematis dan massif dalam pemungutan suara di Kota Tangerang merupakan fitnah keji dan tak berdasar.

Sebagai penantang petahana, Wahidin Halim-Andika Hazrumy tidak memiliki kekuasaan struktural dan kewenangan penyelenggaraan negara di seluruh kota/kabupaten di Banten, termasuk di Kota Tangerang.

Begitu disampaikan Jurubicara Wahidin-Andika, Jazuli Abdillah kepada wartawan di Kota Tangerang, Sabtu (18/2).


Dia mengatakan, kemenangan Wahidin-Andika di Kota Tangerang adalah apresiasi dan buah kepercayaan yang luar biasa atas kepemimpinan Wahidin sebagai walikota Tangerang dua periode.

"Dalam berbagai survei yang digelar, dan kami yakin jika tim Rano-Embay juga menggelar survei yang sama, kemenangan paslon kami telah diprediksi sedari awal, itu karena rakyat Kota Tangerang sangat merindukan sosok Wahidin," katanya.

Ia mengajak pasangan Rano-Embay untuk menorehkan sejarah emas pilkada Banten dengan menjaga suasana kondusif dan bersikap ksatria memenuhi komitmen siap kalah siap menang yang telah ditandatangani bersama.

"Lebih elok jika menerima kekalahan dan kemenangan dengan lapang dada," katanya.

Ia mengatakan pihaknya menangkap ada upaya-upaya pengecut yang mempersiapkan skenario busuk dengan menggalang opini Wahidin-Andika melakukan kecurangan.

"Ini penting kami tegaskan, kami telah ikut aturan main. Tunduk dan patuh pada UU dan aturan. Kami malah penantang yang melawan petahana, aneh jika kecuangan justru diskenariokan kepada kami," sambung Jazuli. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya