Berita

Wahidin Halim-Andika/Net

Nusantara

PILGUB BANTEN

Kerja Belum Selesai, Tim WH-Andika Fokus Amankan Kemenangan Tipis

KAMIS, 16 FEBRUARI 2017 | 21:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tim Wahidin Halim (WH)-Andika Hazrumy tak mau lengah. Kerja-kerja belum selesai. Kemenangan tipis atas Rano Karno-Embay Mulya Syarif perlu dikawal.

"Kepada semua tim tolong bekerja, kerja pengamanan baru saja dimulai," kata jubir WH, Ahmad Jazuli dalam keterangannya, Kamis (16/2).

Berdasarkan quick count alias hitung cepat yang diselenggarakan berbagai lembaga dan disiarkan di media secara langsung, duet WH-Andika memperoleh suara dukungan 50,61 persen dan Rano-Embay 49, 39 persen.


Walau selisih amat tipis, kata Jazuli, jagoannya memiliki potensi menang yang amat tinggi sebab dalam quick count ada margin of error yaitu plus minus 1%.

"Sebagai insan rasional dan aktivis akademis, saya secara pribadi mempercayai hasil quick count ini. Begitu juga tim dan kandidat. Tentu ini harus kami sambut gembira. Kita menang! Itu sudah diketahui publik," katanya.

Terlebih, WH-Andika menang meski kubu lawan bermain curang. Misalnya, dari hasi temuan, terjadi money politic dengan memberikan dana jutaan rupiah ke kepala desa di Lebak.

"Kecurangan terjadi di sana sini. Jujurnya kami ingin nyatakan pihak sana banyak berbuat curang. Kita sudah laporkan, banyak sekali laporan kota ke Bawaslu. Silakan tanya ke sana," demikian Jazuli.[dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya