Berita

Chappy Hakim/Net

Hukum

Resmi, Mukhtar Hanura Laporkan Presdir Freeport Ke Bareskrim

SELASA, 14 FEBRUARI 2017 | 19:58 WIB | LAPORAN:

RMOL. Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport Indonesia Marsekal (Purn) Chappy Hakim dilaporkan anggota Komisi VII DPR RI Mukhtar Tompo ke Bareskrim Polri, Selasa (14/2).

Pensiunan jenderal TNI bintang empat itu dilaporkan terkait tindak pidana penghinaan terhadap penguasa.

"Saya sudah melaporkan secara langsung tindakan Chappy Hakim yang membuat saya dipermalukan dan juga mengancam," kata Mukhtar usai melaporan di kantor sementara Bareskrim Polri di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Selasa (14/2).


Dalam laporannya, politisi Partai Hanura tersebut mengatakan tidak ada itikad baik dari terlapor paskainsiden yang dialaminya.

Mantan Kepala Staf Angkatan Udara dinilai tidak meminta maaf secara langsung, meski pihak pelapor sudah melayangkan somasi terhadapnya.

"Tidak ada minta maaf," sesal Mukhtar.

Tidak cukup puas hanya dengan melapor, Mukhtar juga meminta pemerintah segera mencopot Chappy dari jabatannya sebagai Presdir PT Freeport Indonesia. Menurutnya, Chappy tidak layak menjadi pemimpin sekelas Freeport.

"Partai juga meminta pemerintah mengganti Chappy Hakim. Dia tidak layak memimpin perusahaan mitra negara," katanya.

Seperti diketahui sebelumnya, perselisihan antara Mukhtar dan Chappy terjadi usai rapat Komisi VIII DPR RI dengan 12 perusahaan tambang, termasuk PT Freeport Indonesia, Kamis (9/2) malam.

Saat itu, Chappy menolak bersalaman dengan Mukhtar dan sempat melontarkan kata-kata kasar. Chappy pun mengakui kekhilafannya dan sudah menyampaikan permintaan maaf lewat siaran pers. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya