Berita

Foto/RMOL

Bisnis

Adhie Massardi Minta Pembahasan Nasib Bumiputera Di DPR Tertutup

MINGGU, 12 FEBRUARI 2017 | 19:41 WIB | LAPORAN:

Pengelola statuter Bumiputera diberi amanat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjaga legacy serta mengoptimalkan sumber daya manusia dan mitra kerja yang berada di bawah naungan AJB Bumiputera 1912.

Saat ini Komisi XI DPR telah membentuk panitia kerja (panja) menyangkut nasib Bumiputera yang merupakan satu-satunya perusahaan asuransi anak negeri saat ini.

Salah satu pengelola statuter Bumiputera, Adhie Massardi meminta agar pembahasan dan negosiasi antara Bumiputera, OJK, dan Komisi XI dilakukan tertutup karena menyangkut institusi bisnis.


"Karena ini menyangkut trust pemegang polis, kenapa mengalami kejadian yang fatal. Tentu saja ada penyimpangan investasi dan lain-lain," kata Adhie di Hotel Kempinski Jakarta, Minggu (12/2).

DPR lanjut Adhie, menginginkan agar oknum yang melakukan penyimpangan di Bumiputera ditindak. Pembahasan dan menyidikan mengenai penyimpangan di  bumiputera akan dibahas pada bulan Maret nanti. Saat ini, kata Adhie, pihaknya tengah fokus mengembalikan citra Bumiputera lewat dilaunchingnya PT Asuransi Jiwa Bumiputera.

"Di DPR kan banyak unsur politiknya, publik tidak tau kan penyelewengan ini yang baru apa yang lama, kami ingin mengajukan tawaran agar tertutup (rapat) antara Panja dan OJK," kata Adhie lagi.

Menurutnya, OJK mempunyai data-data dan penyidik yang hebat, sehingga yang diharapkan dari Komisi XI adalah lebih mensupport secara moral dan politik.

"Pastilah penyimpangan ratusan miliar ada backup-backup yang besar juga. Panja mengawal secara moral dan politik sehingga kami dan OJK bisa gampang mengawal penyidikan," tuturnya. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya