Berita

Foto/RMOL

Bisnis

Kekuatan Baru Bumiputera Optimis Tembus 10 Besar Asuransi Nasional

MINGGU, 12 FEBRUARI 2017 | 18:23 WIB | LAPORAN:

Dunia perasuransian nasional kian bergairah setelah Pengelola Satuter (PS) Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJBB) meluncurkan PT. Asuransi Jiwa Bumiputera (PT. AJB) sebagai pengganti dan penerus perusahaan asuransi nasional tertua di Indonesia, dalam hal penjualan produk-produk baru asuransi.

Koordinator PS AJBB Didi Achdijat yakin bahwa PT. AJB ini bakal mewarnai bisnis asuransi di tanah air. Åžebab meskipun baru, PT. AJB ini merupakan "bayi raksasa" yang begitu lahir sudah bisa berjalan, karena selain memiliki jaringan sangat luas (25 wilayah dan 365 cabang) yang dibangun selama 105 tahun. Belum lagi "nama keluarga" Bumiputera yang di kalangan masyarakat Indonesia menjadi "nama generik" bagi dunia asuransi.

"Dengan jajaran direksi yang berpengalaman di industri asuransi (modern), PT. AJB akan menjadi perusahaan asuransi nasional yang sudah melegenda tapi dengan semangat baru dan kekuatan baru," kata Didi di acara Grand Launching PT Asuransi Jiwa Bumiputera, Hotel Kempinski, Jakarta, Minggu (12/2).


Kekuatan baru itu adalah bentuknya yang PT (Perseroan Terbatas).  Sehingga memungkinkan penambahan modal segera untuk meningkatkan performa perusahaan. Karena itu, PT. AJB lebih fleksibel dan mudah menyesuaikan diri dengan perkembangan industri asuransi yang memang sangat dinamis.

Sementara itu, aktuaris senior yang juga pengelola stater, Adhie Massardi mengatakan pihaknya telah melakukan langkah-langkah korporasi yang strategis sehingga Bumiputera yang sebelumnya diisukan negatif kembali ke tren yang benar.

PT AJB diluncurkan untuk mengangkat kembali Bumiputera di kancah persaingan asuransi nasional. Adhie menyampaikan, pihaknya optimis Bumiputera akan dapat masuk 10 besar industri asuransi di Indonesia.

"Kita targetkan 10 besar industri asuransi di Indonesia meskipun baru dilahirkan. Jaringan kita sudah sangat luas, kita optimis," tandas Adhie. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya