Berita

Amien Rais/Net

Politik

Pidato Amien Rais Berpotensi Memecah Belah Umat

SABTU, 11 FEBRUARI 2017 | 18:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. ‎Sejumlah kalangan menyesalkan ucapan Amien Rais dalam pidatonya saat Aksi Bela Islam 112 di Masjid Istiqlal pagi tadi. Lewat pernyataannya, Amien justru dianggap berpotensi memecah belah umat.

"Saya menyesalkan Pak Amien yang mengatakan bahwa ulama yang benar (ulama Ul Haq) adalah ulama yang ikut aksi bela Islam, seperti habib Rizieq dan Bachtiar Natsir. Selebihnya ada ulama Syak (peragu). Ucapan ini bernada provokatif dan memecah belah umat. Meskipun saya yakin sedikit yang mendengarkan ucapan Pak Amien Rais ini," sesal Aktivis Muda Nahdlatul Ulama (NU) Addin Jauharudin kepada redaksi, Sabtu (11/2).

Mestinya, lanjut Addin, tokoh sekaliber Amies Rais dapat menjadi negarawan yang baik. Jangan malah mengecilkan diri dengan ucapannya yang tidak etis.


"Pak Amien Rais kelihatan sekali seperti sudah memegang kunci surga. Sehingga bisa tahu mana orang yang dekat dan akan masuk surga," sindir mantan ketua umum Pengurus Besar Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) tersebut.

Diingatkan Addin, di luar massa aksi bela Islam, ada jutaan umat Islam yang sedang berjihad dengan jalannya masing-masing. Ada yang sedang mengasuh pesantren, melakukan pemberdayaan masyarakat, ada pula yang sedang memimpin dengan jujur dan amanah.

"Meskipun kita semua paham, bahwa Pak Amien Rais kapasitasnya bukan sebagai tokoh agama melainkan sebagai politisi yang sedang mengomentari permainan politik lawan," sebutnya.

Seperti diketahui, politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang ikut dalam aksi damai 112 di Masjid Istiqlal dalam ceramahnya bicara soal perjuangan yang tidak mudah. Amien menyinggung soal kehadirannya dalam aksi. Dia mengatakan bahwa ulama-ulama yang hadir di acara itu, seperti Bachtiar Nasir dan Habib Rizieq adalah ulama yang benar.

"Ulama Ul Haq itu adalah seperti di sini ini. Habib, kiai, ustadz Bachtiar Nasir dan kiai-kiai yang lain. (Ulama) yang di sini ini, mengapa saya ikut, karena memang tidak pernah ragu-ragu dengan kebenaran," kata Amien.

Dia juga menyebut soal adanya ulama syak atau yang ragu-ragu.

"Ulama Syak itu yang seringkali sudah betul fatwanya kemudian ditarik lagi, yang sudah jelas jadi mendung lagi. Itu tidak usah kita kritik, biarkanlah. Silahkan Anda mengambil posisi Anda, kami mengambil posisi kami," ujar Amien. [wah]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya