Berita

Bisnis

Menteri Basuki Dapat Penghargaan AFEO

JUMAT, 10 FEBRUARI 2017 | 17:45 WIB | LAPORAN:

RMOL. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memperoleh penghargaan Distinguished Honorary Fellow dari ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO).

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), A. Hermanto Dardak, mewakili Presiden AFEO, pada acara Bedah Kamus Istilah Pengembangan Wilayah dan Pengukuhan Badan Kejuruan Teknik Perwilayahan PII, di Jakarta.

Pemberian penghargaan dari AFEO kepada Menteri Basuki sebenarnya dilakukan pada acara 34th Conference of The ASEAN Federation of Engineering Organization (CAFEO) di Puerto Princessa, Palawan, Filipina, 22 November 2016. Namun dikarenakan berhalangan hadir, penghargaan tersebut diterima oleh Ketua Umum PII A. Hermanto Dardak.


34th Conference of The ASEAN Federation of Engineering Organization (CAFEO) di Puerto Princessa dihadiri oleh kurang lebih 900 orang peserta yang merupakan anggota asosiasi insinyur dari 10 negara ASEAN. Jumlah peserta dari Indonesia sebanyak 57 orang dari berbagai cabang keinsinyuran.

"Penghargaan diberikan atas keberhasilan Menteri Basuki dalam membangun infrastruktur yang efektif dan bermanfaat secara luas," kata Hermanto, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat (10/2).

Di samping itu, AFEO juga memberikan penghargaan untuk proyek infrastruktur PUPR yakni pengembangan Jalan Lingkar Nagreg, dan Jembatan Merah Putih di Ambon. Proyek-proyek tersebut dianggap merupakan solusi signifikan di lingkungannya.

Diketahui Jalan Lingkar Nagreg sepanjang 5,4 km dibangun untuk memecah kemacetan yang kerap dialami pengguna jalan dari arah Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya maupun sebaliknya hingga berjam-jam saat lalu lintas padat, namun kini hanya 10 menit.

Selain mengurangi kemacetan, hadirnya Jalan Lingkar Nagrek juga mengurangi terjadinya kecelakaan yang terjadi di Tanjakan Nagreg yang curam. Jalan Lingkar Nagreg dibangun dengan membelah bukit dengan konstruksi menggunakan pilar-pilar beton sebanyak 130 buah dengan tinggi 15 meter di kedua sisinya.

Kemudian Jembatan Merah Putih yang terletak di Teluk Ambon, Provinsi Maluku dibangun pada tahun 2011 dan diresmikan pada 2016. Jembatan tersebut mempersingkat waktu tempuh dari Kota Ambon menuju Bandara Pattimura dan sebaliknya.

Jarak antara Bandara Pattimura ke Kota Ambon berkisar 35 kilometer dan ditempuh selama 60 menit karena harus memutari teluk Ambon. Adanya jembatan memangkas waktu tempuh menjadi hanya 10-15 menit. Jembatan tersebut merupakan jembatan terpanjang di Kawasan Timur Indonesia dengan panjang 1,14 km. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya