Berita

FX Hadi Rudyatmo/Net

Politik

Di Solo, Ribuan Kader PDIP Satukan Tekad Kawal Ideologi Pancasila

MINGGU, 05 FEBRUARI 2017 | 16:41 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Ribuan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Solo berkumpul di Benteng Vastenburg, Solo, Jawa Tengah menghadiri apel siaga Bela Megawati dan Bela NKRI, Minggu (5/2).

Seluruh kader PDIP dari 5 Kecamatan dan 51 Kelurahan hadir dengan atribut partai sejak pukul 10.00 WIB. Ketua DPC PDI-P Solo, FX Hadi Rudyatmo memimpin apel siaga Bela Mega dan Bela NKRI yang merupakan rangkaian peringatan HUT ke-44 PDIP.

Hadi Rudyatmo mengenakan baju satgas warna hitam dengan topi baret merah untuk mengobarkan semangat cinta NKRI dan semangat memperkokoh Pancasila sebagai ideologi.


Dalam pidatonya, ia berpesan kepada para kader PDIP se-Kota Solo untuk menjalankan amanat dari Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri, yakni agar PDIP berda di barisan depan dalam memperkokoh kembali ideologi Pancasila dan PDI-P sebagai partai ideologis yang berada di garda depan melawan perpecahan.

"Ideologi kita hidup bermanfaat bagi orang lain, hidup kita tidak merugikan orang lain, dan hidup kita harus saling menghargai antar sesama. Kita tidak memandang suku, bahasa, agama, dan budaya. Kita menjaga Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila sebagai ideologi negara," ujar Hadi Rudiyatmo.

Hadi Rudyatmo juga menginstruksikan agar kader PDIP mengingat lima pesan sebagai poin instruksi terkait isu propaganda politik oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Pertama, PDIP adalah partai politik berasaskan Pancasila. Kedua, seluruh kader dan pengurus PDIP wajib menerima dan memahami poin pertama. Ketiga, PDIP tidak memiliki kaitan dengan ajaran komunisme.

Adapun yang keempat, seluruh kader dan pengurus berkewajiban melaksanakan nilai Pancasila dan kelima, menginstruksikan kader dan pengurus untuk menyosialisasikan penjelasan DPP partai kepada semua pihak dan menjaga situasi yang kondusif.

"Seluruh kader PDIP kapan pun dan dimana pun harus terus berada di posisi paling depan dalam menjaga NKRI, mengawal kebhinnekaan, serta memegang teguh Pancasila sebagai ideologi. PDIP adalan benteng Pancasila," ujar Hadi Rudyatmo. [ian]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya