Berita

RMOL

Politik

Ribuan Kader PDIP Sukoharjo Ikrarkan Setia Megawati Dan NKRI‎

MINGGU, 05 FEBRUARI 2017 | 13:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Puluhan ribu kader PDI Perjuangan se-Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mendengungkan ikrar Setia Megawati dan Setia NKRI dalam apel siaga di Stadion Jombor, Sukoharjo, Minggu (5/2)

Secara serentak, DPD PDIP menggelar apel siaga di seluruh 35 kabupaten/kota Jawa Tengah.

Pengurus PAC, DPC Sukoharjo dan para kader partai banteng penuh semangat mengikuti apel siaga yang sudah dimulai sejak pukul10.00 WIB.


Pimpinan apel siaga merangkap Ketua DPC PDI-P Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mengatakan, akhir-akhir ini Pancasila sebagai ideologi bangsa dan PDIP sebagai pejuang ideoogis sedang diuji oleh anekabentuk upaya perpecahan.

Hal ini membuat kader PDIP perlu bergegas menyolidkan barisan untuk ikut memikul beban guna menjaga ideologi Pancasila di bawah pimpinan Megawati Soekrnoputri selaku Ketua Umum PDIP.

"Berdasarkan pesan Ibu Megawati yang kita cintai dalam HUT PDIP ke-44, semua kader PDIP selalu ikut menjaga jalannya pemerintahan Jokowi-JK. Dan yang harus digarisbawahi, PDIP memilih jalan idelogis, bukan hanya rumah kaum nasionalis juga rumah kebangsaan bagi Indonesia Raya," ujar Wardoyo.

Bupati Sukoharjo ini juga meminta semua kader PDIP jangan ada lagi keraguan apalagi takut membuka diri dan menjadikan kantor partai sebagi rumah rakyat.

"Jadilah banteng sejati, berdiri di garda depan dan tameng yang kokoh dalam menjaga NKRI," jelasnya.

Pada akhir pidato, Wardoyo mengobarkan semangat. "Pertanyaan saya pada kader, apakah siap menjalankan perintah ketua umum?" Pertanyaan ini lantas dijawan siaaap! Secara serentak oleh ribuan kader PDIP Sukoharjo.

Stadion Jombor, Sukoharjo menjadi lautan merah karena dipenuhi oleh kader PDIP berbaju merah dengan gambar Megawati Soekarnoputri. Para peserta datang dari berbagai penjuru desa dan kecamatan se-Sukoharjo. Bahkan kebanyakan mereka rela berjalan kaki kilo-kilo di bawah terik matahari yang menyengat sejak pagi. [wah]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya