Berita

Foto: Net

Dunia

Sudan Selatan Ingin Bangun Kota Baru, Maroko Siap Membantu

MINGGU, 05 FEBRUARI 2017 | 00:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sebanyak sembilan perjanjian kerjasama ditandatangani Kerajaan Maroko dan Sudan Selatan, hari Rabu lalu (1/2). Penandatanganan perjanjian dilakukan di depan Raja Muhammad VI dan Presiden Salva Kiir Mayardit, di Istana Negara di Juba.

Mengawali upacara penandatanganan perjanjian kerjasama, Menteri Dalam Negeri Muhammad Hassad mengatakan bahwa kerjasama ini meneguhkan komitmen Raja Muhammad VI menjalin persaudaraan dan kerjasama Selatan-Selatan dengan sesama negara Afrika.

"Maroko berkomitmen membagi pengalaman dalam hal urbanisasi, dan pembangunan perkotaan, dalam rangka mendukung pembangunan ibu kota baru Sudan Selatan," ujarnya.


"Proyek besar ini membutuhkan, pertama, penyelesaian studi teknis dan kelayakan finansial, yang mana Kerajaan Maroko telah bersedia untuk membiayai hingga 5,1 juta dolar AS," kata Muhammad Hassad seperti dikutip dari SahabatMaroko.Com.

Dia menambahkan bahwa studi pendahuluan akan fokus pada urbanisasi serta aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Katanya lagi, studi ini akan mengarah pada pembuatan draft rencana induk dan teknis dan keuangan.

Di sisi lain, Kerajaan Maroko akan memberikan bantuan untuk Republik Sudan Selatan dalam fase yang berbeda dari pelaksanaan proyek, termasuk panggilan untuk kemitraan keuangan dan teknis, dan pengembangan keahlian Sudan Selatan dan know-how.

Perjanjian kerjasama tentang pembangunan kota baru Ramciel ditandatangani Menteri Dalam Negeri Muhammad Hassad, Menteri Kebijakan Perumahan dan Perkotaan Nabil Benabdallah, Ketua Dewan Pengelolaan Al Omrane Group Badre Kanouni, dan Menteri Sudan Selatan Mayiik Ayii Deng.

Juga ditandatangani dalam kesempatan itu perjanjian kerjasama umum oleh Menteri Luar Negeri, Salaheddine Mezouar, dan Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudan Selatan, Deng Alor Kuol.

Sebuah kesepakatan tentang promosi investasi dan perlindungan, juga ditandatangani oleh Menteri Ekonomi dan Keuangan Mohamed Boussaid, dan Menteri Keuangan dan Perencanaan Sudan Selatan, Stephen Dhieu Dau. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya