Berita

Politik

Megawati: Banten Harus Jadi Penyangga Kemajuan Ibukota

SABTU, 04 FEBRUARI 2017 | 16:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. DPP PDI Perjuangan menilai provinsi Banten memiliki peran yang penting dan ditambah dengan faktor historis maka Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memberikan perhatian yang begitu besar terhadap Banten.

Sebab itu, Megawati menghadiri acara kampanye pasangan calon Rano-Embay, Sabtu, (5/4).Megawati mengatakan‎ Bung Karno meletakkan Banten sebagai Pintu Gerbang Kemajuan untuk menyangga Ibu Kota Indonesia Raya. Karena itulah industri dasar, yakni Krakatau Steel diletakkan sebagai hulu dari konsepsi membangun Indonesia yang tangguh guna menopang industri hilir.

"Meskipun demikian, pengembangan Banten ke depan harus mengedepankan manusianya, kebudayaannya, dan produktivitas masyarakat Banten sebagai syarat Banten Bangkit, Maju dan sejahtera berlandaskan iman dan taqwa," ucap Megawati.


Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang mendampingi Megawati di kampanye itu menyebutkan pasangan Rano-Embay mencerminkan pandangan historis, kuktural dan sesuai dengan kondisi sosilogis masyarakat Banten.

Di Banten ini, katanya, Nasionalis dan Islam  menyatu dalam pergerakan bersama agar Banten senafas dengan pembangunan Ibu Kota Indonesia Raya.

Kerjasama dengan pemerintah pusat dipastikan akan berjalan lebih sinergis karena antara Presiden Joowi dan Rano Karno telah terjalin persahabatan yang lama, mengingat keduanya adalah kader PDI Perjuangan," papar Hasto.

Megawati sendiri menilai bahwa kepemimpinan Rano Karno selama 1.5 tahun menjalankan tugas sebagai Gubernur telah menampakkan perubahan kultur birokrasi sebagai pelayan publik, mampu membangun jalan-jalan dengan lebih baik kualitasnya karena tanpa korupsi, dan Rano mampu mempercepat pembangunan Banten dengan mendatangkan 12 proyek nasional di Banten.

"Atas dasar hal itulah, PDI Perjuangan, PPP dan Nasdem yang mengusung pasangan calon Rano-Embay diharapkan akan memenangkan pilgub tersebut," pungkas Hasto. [sam]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya