Berita

Ketua KPK Agus Rahardho/net

Hukum

KPK Cuma Basa-Basi Soal Data Baru Kasus Sumber Waras

SABTU, 04 FEBRUARI 2017 | 11:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, soal info terbaru mengenai kasus pembelian lahan milik RS Sumber Waras oleh Pemprov DKI Jakarta masih dianggap sumir bagi sebagian kalangan.

"Saya kira pernyataan Ketua KPK itu sekadar basa-basi. Itu hanya klaim untuk mengimbangi langkah kepolisian yang berani menetapkan Ahok sebagai tersangka penodaan agama," ujar Ketua Umum Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (KATAR), Sugiyanto, kepada redaksi, Sabtu (4/2).

Buktinya, hingga saat ini KPK belum juga meningkatkan status kasus Sumber Waras ke penyidikan. Padahal pernyataan itu disampaikan Agus awal Desember 2016.


"Berarti kan sudah dua bulan. Tapi KPK tidak juga mengumumkan siapa tersangkanya," jelas Sugiyanto.

Kalau KPK benar-benar berkomitmen, sebenarnya sangat mudah menetapkan tersangka kasus Sumber Waras. Hasil LHP BPK Provinsi Jakarta menyebutkan ada indikasi kerugian negara Rp 191 miliar dalam pembelian lahan RS Sumber Waras. Temuan ini lantas diperkuat hasil audit investigasi BPK pusat yang menyebut terjadi kerugian negara Rp 173 miliar.

"Ini sudah satu alat bukti, tinggal mencari penyebab kenapa terjadi kerugian atau siapa yang menyebabkan terjadi kerugian. Dari sini bisa ditemukan pelaku," demikian Sugiyanto. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya