Berita

Net

Bisnis

PPIA Monash Belajar Bisnis E-Commerce Di Bukalapak

KAMIS, 02 FEBRUARI 2017 | 22:17 WIB | LAPORAN:

Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) Monash berkesempatan mengunjungi kantor toko online Bukalapak Indonesia.

Ketua PPIA Monash Benazir Komarudin mengatakan, ide awal dari pelaksanaan program Company Visit to Bukalapak bertujuan untuk merealisasikan cara edukasi baru yang menyenangkan. Juga berkesan baik bagi peserta maupun Bukalapak sendiri.

PPIA Monash mengajak banyak peserta dari berbagai univeritas dengan jenjang umur yang beragam untuk lebih lagi mengetahui rahasia dibalik kesuksesan Bukalapak.com.


"Bagi generasi muda, buatlah karyamu sebagai solusi masalah sosial di Indonesia. Pastikan karyamu bukan hanya menjadi hype sesaat namun menjadi karya nyata yang abadi," kata Muhamad Fajrin Risyad selaku Co-founder and CFO Bukalapak Indonesia, Kamis (2/2).

Menurutnya, dalam dunia e-commerce marketplace, membangun kepercayaan dan hubungan erat antara perusahaan dengan penjual sebagai supplier merupakan kunci menuju kesuksesan.

Sementara, Shelia Lauvita selaku ketua pelaksana merefleksikan bahwa karya-karya yang dihasilkan anak muda tidak hanya untuk kepentingan komersil, namun juga sebagai uluran tangan pertolongan yang mengayomi masyarakat untuk lebih maju lagi.

Pelaksanaan company visit sendiri berlangsung penuh antusias para peserta. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan berkeliling kantor Bukalapak Indonesia. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya