Berita

Febri Diansyah/Net

Hukum

Kader PPP dan Gerindra mangkir Pemeriksaan KPK

KAMIS, 02 FEBRUARI 2017 | 02:28 WIB | LAPORAN:

RMOL. Dua mantan anggota DPR RI periode 2009-2014 mangkir dari pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Keduanya yakni, Numan Abdul Hakim dari fraksi PPP dan Rindhoko Dahono Wingit dari fraksi Gerindra.

Sedianya Numan Abdul dan Rindhoko Dahono bakal diperiksa sebagai saksi tersangka Sugiharto. Keduanya kompak tidak memberikan keterangan kepada penyidik KPK.


Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan pemeriksaan terhadap dua mantan anggota DPR ini diperlukan dalam menelisik pihak-pihak yang diduga menerima aliran dana korupsi e-KTP.

Selain itu, kata Febri, penyidik ingin mengkonfirmasi terkait proses pembahasan anggaran proyek e-KTP di DPR. KPK sangat menyayangkan kedua saksi tersebut tidak memenuhi panggilan penyidik.

"Kita masih perlu konfirmasi dan mendalami, karena sebagaimana diketahui ada saksi-saksi tertentu yang menyampaikan bahwa ada indikas aliran dana ke sejumlah orang," ungkap Febri di Kantornya, jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (1/2).

Dalam proyek yang merugikan negara Rp2,3 triliun itu, KPK telah memeriksa lebih dari 285 saksi dari berbagai kalangan. Mulai dari pihak swasta, pemerintah, hingga anggota DPR.

Dalam dua tahun perjalanan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP, KPK baru menetapkan dua tersangka, yaitu Irman dan Sugiharto.

Keduanya disangkakan pasal ayat 1 atau pasal 3 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 jo pasal 64 ayat 1 KUHP. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya