Berita

Hukum

Diperiksa Selama 8 Jam, Sylvi: Alhamdulillah Semua Sudah Selesai

RABU, 01 FEBRUARI 2017 | 19:26 WIB | LAPORAN:

Sylviana Murni mengaku sudah membeberkan semuanya kepada penyidik Direktorat Tipikor Bareskrim Polri terkait dana Hibah Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka DKI Jakarta tahun anggaran 2014-2015.

Dalam pemeriksaan selama delapan jam tadi, penyidik juga sempat membeberkan dokumen asli kepada cawagub DKI Jakarta nomor urut 1 tersebut.

Kepada pers usai pemeriksaan, dia menjelaskan, dalam pemeriksaan kedua ini, penyidik lebih banyak menanyakan sejumlah dokumen dan proposal kegiatan yang ditandatangannya saat menjabat Ketua Kwarda Gerakan Pramuka DKI. Tak hanya itu, penyidik juga sempat menanyakan dana hibah yang terpakai dan dana hibah yang telah dikembalikan.


"Semuanya sudah saya jelaskan secara baik. Saya berharap penyidik sudah menggali ‎dari semua yang saya jelaskan," ujarnya di gedung Ombudsman, Jakarta Selatan, Rabu (1/2).

Sylvi membantah adanya penyelewengan dana hibah untuk Kwarda Pramuka DKI Jakarta.

Menurutnya, dana dari APBD sebesar Rp6,8 miliar telah didistribusikan ke enam kwartir cabang dan 44 kwartir ranting yang menjadi bagian dari kwarda Pramuka DKI. Pembagian dilakukan melalui transfer rekening.

Sylvi juga kembali menegaskan pada 2014, pihaknya telah mengembalikan Rp35 juta dari sisa kegiatan yang tidak berjalan ke kas daerah. Sementara pada tahun 2015, pihaknya mengembalikan dana kegiatan yang tidak terpakai sebesar Rp801 juta ke kas daerah.

"Alhamdulillah itu semua sudah selesai dan mudah-mudahan ini makin terang dan makin nyata ini adalah hibah bukan bansos," pungkasnya. [zul]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya