Berita

Foro: Repro

Politik

SBY: Presiden Jokowi Tolong Jelaskan Siapa yang Menyadap

RABU, 01 FEBRUARI 2017 | 16:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Umum Partai Demokrat yang juga mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono meminta Presiden Joko Widodo menjelaskan soal penyadapan yang dialami dirinya.

Menurut SBY, karena pernyataan soal penyadapan itu disampaikan di dalam sebuah persidangan, tentu harus dianggap serius.

Permintaan SBY disampaikan dalam jumpa pers yang sedang berlangsung di Jalan Proklamasi, Rabu (1/2).


"Saya mohon Pak Jokowi berkenan memberi penjelasan transkrip sadapan itu. Siapa yang menyadap. Supaya jelas yang kita cari kebenaran," ujarnya.

"Ini negara kita sendiri. Bagus kalau kita bisa menyelesaikan dengan baik, adil dan bertanggung jawab," sambung pria dari Pacitan itu.

Kata SBY, kalau dirinya yang merupakan mantan presiden dan mendapat pengawalan dari Paspamres bisa dengan mudah disadap, bagaimana dengan warga negara lain, orang biasa dan politisi biasa.

"Kalau itu yang terjadi negara kita menjadi rimba raya. Hukumnya hukum rimba, yang kuat menang, yang lemah kalah. Padahal seharusnya yang benar menang, yang salah kalah," demikian SBY. [dem]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya