Berita

Raja Muhammad VI/Net

Dunia

Bergabung Kembali Ke Uni Afrika, Maroko Lewat Gerbang Utama

RABU, 01 FEBRUARI 2017 | 11:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kerajaan Maroko kembali ke Uni Afrika yang ikut didirikannya melalui gerbang utama, bukan pintu belakang.

Demikian disampaikan Raja Muhammad VI ketika memberikan sambutan dalam KTT Uni Afrika ke-28 di Addis Ababa, Ethiopia, Selasa (31/1).

Uni Afrika secara resmi menerima kembali Maroko sebagai anggota dalam pertemuan tertutup sehari sebelumnya.


Maroko ikut mendirikan Uni Afrika pada 1960an bersama sejumlah negara Afrika. Namun di tahun 1984, Maroko memutuskan hengkang dari Uni Afrika karena beberapa negara mengakui negara boneka Sahara yang didirikan Aljazair dan Polisario.

"Ini adalah waktu yang tepat bagi Afrika untuk mendapatkan keuntungan dari kekayaan Afrika," kata Raja Muhammad.

"Kita harus bekerja untuk mengaktifkan tanah kita, setelah puluhan tahun penjarahan, untuk memasuki era kemakmuran," sambungnya seperti dikutip dari Sahabatmaroko.com.

"Untuk waktu yang lama, kita melihat di tempat-tempat lain untuk mencari bantuan dalam membuat keputusan dan komitmen. Hal ini harus diakhiri," sambung Raja Muhammad VI lagi.

Menurut Raja Muhammad VI sudah sepatutnya bangsa-bangsa di Afrika bangga akan sumber daya alam yang dimiliki Afrika dan nilai-nilai spiritual yang berkembang di tengah masyarakat. Semua ini harus dimanfaatkan untuk masa depan yang lebih baik.

Afrika memiliki alat kelengkapan dan lembaga hukum, seperti dewan konstitusi dan pengadilan tertinggi yang dapat menyelesaikan sengketa pemilu dan banding.

"Afrika diatur hari ini oleh generasi baru kepemimpinan tanpa hambatan. Mereka bekerja untuk stabilitas, keterbukaan politik, pembangunan ekonomi dan kemajuan sosial masyarakat mereka," sambungnya disambut tepuk tangan hangat peserta yang mendengarkan pidato pertama Raja Muhammad VI di forum Uni Afrika itu.

"Mereka bekerja dengan tekad, tekad dan keyakinan, tanpa peduli tentang menjadi 'dinilai' atau dinilai oleh Barat," lanjutnya.

"Kami, rakyat Afrika, memiliki sarana dan jenius. Bersama-sama, kita dapat memenuhi aspirasi rakyat kita," demikian Raja Muhammad VI. [dem]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya