Berita

Kepala Bakamla

Hukum

KPK Periksa Kepala Bakamla RI Di Kantor Puspom TNI

SELASA, 31 JANUARI 2017 | 22:15 WIB | LAPORAN:

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksamana Madya TNI Ari Soedewo tak luput dari pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap proyek monitoring satelit di lembaga yang dipimpinnya.

Ari diperiksa KPK sebagai saksi lantaran dirinya sebagai pengguna anggaran dalam proses pengadaan monitoring satelit. Patut diduga Ari mengetahui tahapan proyek pengadaan tersebut.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan pemeriksaan terhadap Kepala Bakamla bukan hanya menelisik mengenai tahapan proyek. Pihaknya juga mengklarifikasi alur proyek tersebut mulai dari proses perencanaan sampai dengan kontrak.


"Jadi pada Kamis 26 Januari 2017, dilakukan pemeriksaan saksi kepala Bakamla Ari Soedewo, di POM TNI. Penyidik KPK datang kesana dalam posisi saksi sebagai pengguna anggaran," ujar Febri

Febri menambahkan pemeriksaan terhadap Ari di POM TNI bukan untuk menyembunyikan proses pemeriksaan jenderal bintang tiga itu kepada publik. Hal ini dikarenakan posisi saksi berlatarbelakang militer sehingga perlu ada koordinasi dengan POM TNI.

Menurut Febri, selama ini KPK telah berkordinasi dengan POM TNI dalam melakukan pemeriksaan saksi yang memiliki latar belakang milite di POM TNI. Sebaliknya, penyidik POM TNI juga pernah melakukan pemeriksaan di gedung KPK

"Jadi Penting untuk disampaikan ke publik bahwa kami sudah melakukan pemeriksaan (Kepala Bakamla) di POM TNI," ujarnya.

Saat disinggung mengenai keterlibatan Ari dalam kasus suap tersebut, Febri enggan berkomentar lebih jauh. Menurutnya hal tersebut sudah masuk kedalam teknis penyidikan.

Febri hanya menegaskan, hingga saat ini, KPK terus melakukan upaya pencarian dan bukti-bukti keterlibatan pihak lain yang diduga ikut menerima aliran uang suap dari proyek pengadaan monitoring satelit yang sedang diselidiki KPK.

"Kami tidak bisa konfirmasi apakah benar peran-peran (Ari Soedewo), yang pasti kepala Bakamla diperiksa sebagai saksi di POM TNI," jelas Febri.

Kasus suap proyek pengadaan monitoring satelit di Bakamla telah meyeret lima tersangka. Satu diantaranya dari pihak militer.

Mereka yang ditetapkan tersangka yakni, Direktur PT Merial Esa Fahmi Darmawansyah, dua anak buah Fahmi, Hardy Stefanus dan M Adami Okta, serta ‎Deputi Informasi, Hukum dan Kerjasama Bakamla, Eko Susilo Hadi.

Kasus ini juga disidik Puspom TNI. Penyidik militer pun telah menetapkan Direktur Data dan Informasi Bakamla, Laksamana Pertama Bambang Udoyo sebagai tersangka. Dalam proses pengembanganya, Puspom TNI juga sempat menggeledah rumah Bambang.

Dari penggeledahan itu, penyidik mengamankan 80 ribu dolar Singapura dan 15 ribu dolar Amerika Serikat (AS). Uang itu diamankan lantaran diduga masih berkaitan dengan suap proyek satelit monitor Bakamla.[zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya