Berita

Hukum

Meskipun Jumlah Berkurang, Massa Pro Dan Kontra Ahok Tetap Semangat

SELASA, 31 JANUARI 2017 | 14:44 WIB | LAPORAN:

Meskipun jumlahnya terus berkurang, namun massa pro dan yang kontra terhadap terdakwa penistaan agama Basuki T Purnama (Ahok) tetap bersemangat .

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, jumlah massa yang mengawal sidang ke-8 ini memang jauh berebeda dengan sidang pertama hingga ketiga kali. Hari ini, jumlah massa diperkirakan hanya ratusan.

Namun demikian, semangat kedua massa masih juga terjaga meski sejak pukul 11.00 Wib hingga siang hujan mengguyur wilayah Ragunan dan sekitarnya. Di depan gedung Kementerian Pertanian, massa masih terus beteriak yang diselingi orasi dari atas mobil bak komando.


Massa kedua kubu tetap dijaga oleh polisi di dua sisi gedung Kementan yang berpakaian jas hujan dengan membentuk barikade yang rapat diantara kawat berduri yang sudah terpasang sejak pagi.

Teriakan takbir dan meminta Ahok untuk dipenjara masih terus menggema dari massa kontrak Ahok. Massa yang didiominasi dengan pakaian putih itu menegaskan jika Islam adalah agama cinta damai dan akan terus mengawal keadilan.

Sementara pihak pro Ahok juga berlaku sama. Mereka tetap semangat berteriak agar gubernur DKI non aktif itu diperlakukan adil didalam hukum. Mereka juga meminta agar hakim tak terpengaruh tekanan. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya