Berita

Ma'ruf Amin/Net

Hukum

Kesimpulan MUI, Ahok Merendahkan Alquran Dan Ulama

SELASA, 31 JANUARI 2017 | 14:20 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin menegaskan tidak ada bahasan tafsir atau terjemahan surat Al-Maidah ayat 51.  

MUI, menurut Ma'ruf, hanya membahas kata per kata ucapan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat berdialog dengan warga di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, pada 26 September 2016.

Kesimpulan dari hasil rapat MUI, Ahok dalam ucapannya itu memposisikan Alquran sebagai alat kebohongan.


"Terdakwa memposisikan Alquran sebagai alat kebohongan, memposisikan Alquran sangat rendah dan itu penghinaan. Sementara yang menyampaikan ayat-ayat itu para ulama, maka kesimpulannya melakukan penghinaan terhadap Alquran dan ulama," tegas Ma'ruf.

Ma'ruf memastikan MUI hanya membahas kalimat yang dipermasalahkan itu, bukan keseluruhan pidato Ahok.

"Kalau terjemahannya itu kan tidak boleh mengangkat orang Yahudi dan orang Nasrani menjadi auliyah (pemimpin). Tapi di dalam produk kita itu tidak dibahas. Yang dibahas perkataan Ahok soal 'dibohongi pakai Surat Al-Maidah 51', tidak membahas isinya. Tidak keseluruhan pidato Ahok hanya kalimat itu saja. Tidak ada masalah yang ada pembahasannya," urai Ma'ruf.

Meski demikian, Ma'ruf mengaku keseluruhan isi pidato Ahok dibacanya dan ternyata tidak relevan dengan apa yang dibahas, kecuali pernyataan Ahok tentang 'dibohongi pakai Al-Maidah ayat 51' tersebut.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya