Berita

Megawati/Net

Politik

Megawati: ABM-Enny Teruskan Kemajuan Pembangunan Sulbar!

SELASA, 31 JANUARI 2017 | 07:32 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku awalnya tidak mudah untuk memutuskan siapa yang akan diusung partai dalam Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) pada 15 Februari mendatang.

Namun, kata Megawati, partai akhirnya mengusung Ali Baal Masdar-Enny Anggraeni Anwar (ABM-Enny) karena pasangan ini diyakini bisa meneruskan kemajuan pembangunan Sulbar.

Sebelum kita ajukan Pak Ali dan Ibu Enny, saya pikirkan, saya timbang matang-matang. Tidak mudah. Tapi saya kemudian berpikir alangkah sayangnya kalau hal-hal yang sudah dilakukan di Sulbar tidak diteruskan,” kata Megawati.


Hal itu dikatakan Megawati di hadapan ABM-Enny serta dua ribuan kader PDI Perjuangan se-Sulbar di d’Maleo Hotel and Convention Mamuju, Senin (30/1).

Hadir juga jajaran DPP PDI Perjuangan, seperti Ketua Bidang Keagamaan Hamka Haq, Wasekjen Eriko Sotarduga, serta Gubernur Sulbar 2006-2016 Anwar Adnan Saleh dan Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Nandang.

Megawati menilai pembangunan Sulbar oleh Gubernur 2006-2016 yang kebetulan suami Enny, Anwar Andnan Saleh, sudah berjalan baik. Bahkan lebih baik dari provinsi tetangganya, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

Oleh karenanya, Megawati berharap pasangan ABM-Enny jika diberi kepercayaan oleh rakyat, bisa melanjutkan pembangunan tersebut.

Kalau kita bisa memenangkan pasangan kita, dan kerjanya lebik baik dari gubernur sebelumnya, tentu 5 tahun yang akan datang akan saya izinkan kedua kali,” janji Megawati.

Tapi ingat itu kalau bagus kerjanya. Kalau tidak bagus, tidak bisa dua kali,” ujar Megawati disambut riuh para kader.

Untuk mewujudkan itu, Megawati berharap kerja keras dan gotong royong para keder dapat memenangkan pasangan nomor urut tiga itu pada Pilgub Sulbar 15 Februari mendatang.

Sementara itu, Anwar dalam kata sambutannya mengatakan, kelahiran Sulbar sebagai provinsi ke-33 tidak lepas dari jasa Megawati Soekarnoputri. Sebab, Amanat Presiden soal pembentukan Provinsi Sulbar ditandatangani oleh Megawati saat menjabat Presiden ke-5 pada 2004.

Kalau bukan karena Ibu Mega, barangkali kita tidak akan hadir bersama-sama saat ini,” kata Anwar. [ian]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya