Patrialis Akbar/Net
Patrialis Akbar/Net
Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan, pertemuan diduga dalam rangka membahas uji materi UU 41/2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dengan Nomor Perkara 129/puu-xxi/2015. Menurutnya, pada kesempatan itu juga, Kamaludin melakukan transaksi dengan Patrialis. Hal ini dikuatkan dengan adanya bukti draf perkara yang diamankan penyidik dari tangan Kamaludin.
"Setelah melakukan pengamanan terhadap KM (Kamaludin), ditemukan draft putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 129 yang memang ingin dipengaruhi dalam indikasi suap yang diberikan tersebut. Tim juga sudah memastikan draf yang sudah berpindah tangan tersebut sama dengan draf asli yang ada di MK yang belum dibacakan," jelas Febri dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Senin (30/1).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 03:59
UPDATE
Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18
Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08
Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39
Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32
Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42