Berita

Febri Diansyah/Net

Hukum

KPK Rangkul Pakar Dan Tokoh Masyarakat Jadi Pansel Penasehat

SENIN, 30 JANUARI 2017 | 14:32 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang sejumlah tokoh untuk menjadi tim seleksi penasehat KPK.

Jurubicara KPK, Febri Diansyah menjelaskan, sejumlah tokoh telah ditunjuk sebagai tim seleksi penasehat komisi antirasuah itu terdiri dari pakar dan tokoh masyarakat.

"Sejumlah tokoh yang kita minta kesediaannya sebagai panitia seleksi Pansehat KPK diantaranya Imam Prasodjo, Rhenald Kasali, dan Busyro Muqodas dan Saldi Isra," kata Febri saat dikonfirmasi, Senin (30/1).


Febri menambahkan, selain ketiga nama tersebut di atas, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD juga ikut diundang sebagai tim seleksi.

Menurutny,a melalui pansel nantinya diharapkan mendapat penasehat terbaik agar ke depan dapat memperkuat kelembagaan KPK.

Diketahui, sudah lebih dari satu tahun kursi penasihat KPK kosong. Padahal, jabatan tersebut dinilai penting dan diatur dalam Pasal 23 UU 30/2002 tentang KPK.

Pasal itu menyebutkan,"Tim Penasihat berfungsi memberikan nasihat dan pertimbangan sesuai dengan kepakarannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi dalam pelaksanaan tugas dan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi."

Penasehat KPK terakhir diemban oleh Suwarsono. Akademisi dari UII Yogyakarta itu mengundurkan diri dari jabatannya sebagai penasihat KPK pada April 2015 lantaran ingin fokus pada keluarganya.

Pengunduran diri ini disayangkan lantaran Suwarsono merupakan satu-satunya penasehat KPK setelah MM Billah yang dilantik bersama Suwarsono sebagai penasihat KPK pada 27 Mei 2013 lebih dahulu mengundurkan diri pada Agustus 2013 karena ada sanak saudaranya yang juga bekerja di lembaga antikorupsi.[wid]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya