Berita

Foto: Taruna Merah Putih

Politik

Ridwan Kamil Jamin Seluruh Umat Beragama Nyaman Di Bandung

MINGGU, 29 JANUARI 2017 | 08:29 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Bangsa Indonesia lahir dari keberagaman. Apabila ada masih ada pihak yang memaksakan keseragamaan maka hal tersebut melawan narasi sejarah bangsa.

Demikian sambutan Walikota Bandung Ridwan Kamil saat perayaan natal pemuda Kristen Bandung Raya, tadi malam (Sabtu, 28/1).

"Kalau ada pihak yang memaksakan keseragaman di Bandung pasti saya akan lawan," katanya di hadapan sekitar 1.500 jamaah yang merupakan massa lain GMKI, GBKP, HKBP, GKI, GBI, GPKS, HIMAPSI, IMASEPA, IPMN, dan Gereja Toraja serta masyarakat umum ini.


Pria yang akrab disapa kang Emil ini mengatakan, untuk menjadi bangsa yang besar, maka seluruh masyarakatnya harus mengerti sejarah.

"Kami dalam menjalankan amanah saya memimpin Bandung dengan  melihat sejarah. Maka saya berusaha keras membahagiakan warga Bandung dan gemar membangun taman beserta ruang publik bagi warga," katanya.

Kota Bandung dari sejarah juga sebetulnya kota kota ideologis dan kota solidaritas. Kota ideologis yang dimaksud bahwa gagasan Sukarno mendirikan bangsa ini berawal dari Bandung.

"Di Bandung Soekarno mendirikan partai dan bertemu pertama kali dengan Bung Hatta," katanya.

Sementara disebut kota solidaritas karena bandung menjadi tempat Konferensi Asia Afrika.  

"Dan dari sinilah banyak negera Asia Afrika seperti Al-jazair terinspirasi oleh Bung Karno untuk melepaskan diri dari belenggu penjajahan," imbuhnya.

Lebih lanjut Kang Emil juga menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, kota Bandung akan menjadi rumah bersama yang nyaman bagi seluruh pemeluk agama. Dengan memberikan keluasan dan kenyaman bagi pemeluk agama dalam beribadah.

"Seluruh kebijakan saya buat untuk kenyamanan seluruh umat beribadah," tegasnya.

Seluruh umat beragama apabila ingin melakukan ibadah tidak harus meminta izin tapi hanya cukup menyampaikan pemberitahuan.

"Selama mereka ber KTP Bandung kita akan menjamin kenyaman mereka," katanya.

Email pun berpesan kepada pemuda kristen yang ada di kota Bandung dapat bermanfaat bagi yang lain. Ia mengapresiasi dan mendukung rencana Ketua Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait dan Pemuda kristen menanam 1000 pohon.

"Kita harus bermanfaat dan kami tunggu ribuan pohonnya," katanya.

Pada acara ini Ridwan kamil mendapat penghargaan sebagai pemimpin  "Penggerak Pluralisme".

Maruarar yang juga penasehat perayaan Natal Pemuda Kristen Bandung Raya juga mengajak kepada pemuda kristen untuk mampu menciptakan sejarah yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat. Baginya, pemuda kristen Indonesia harus menjadi solusi dalam menyelesaikan permasalahan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia menambahkan, dengan menghadirkan pedagang kaki lima dalam perayaan natal ini bukti kristen harus bermanfaat bagi yang lain. Sehingga perayaan natal ini harus menjadi berkah bagi semua.

"Natal ini harus menjadi berkah semua. Termasuk pedagang kaki lima," katanya.[wid] 

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya