Berita

Politik

Rayakan Ultah Partai, PDIP Bogor Gelar Syukuran Dan Santunan Anak Yatim

MINGGU, 29 JANUARI 2017 | 07:27 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya yang ke-44, PDI Perjuangan Kota Bogor mengadakan acara syukuran dan pendidikan politik bagi seluruh pengurus ranting se kota Bogor dan memberikan santunan bagi anak yatim piatu.

Acara ini juga dihadiri oleh Walikota Bogor, Bima Arya, Sekjen DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Abdi Yuhana, ketua partai sekota bogor, sesepuh partai, simpatisan dan tokoh masyarakat lainnya.

Selain acara syukuran, dalam kegiatan ini juga dilakukan santunan untuk anak yatim piatu dan juga pendidikan politik yg diikuti seluruh pengurus ranting PDI Perjuangan di kota Bogor.


"Tema ulang tahun partai pdi perjuangan tahun ini adalah Partai PDI Perjuangan Rumah Kebangsaan bagi Indonesia Raya, maksudnya PDI Perjuangan harus menjadi rumah besar bagi siapapun yg ingin bergabung dan  berjuang bersama untuk kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia tanpa melihat latar belakang suku, agama atau ras apapun," jelas Dadang Danubrata selaku ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor.

Menurut Dadang, sejarah dan pengalaman dalam menghadapi fitnah, serangan fisik seperti peristiwa 27 Juli 1996 dan intrik politik yang tdk berdasar, telah menjadikan PDI Perjuangan matang dan dewasa menyikapi  dalam menghadapi serangan serangan yang diarahkan kepada banteng moncong putih sekarang ini.

"Kami berusaha tenang menghadapi serangan fitnah maupun intrik yang dialamatkan kepada partai kami, namun ketum kami sudah mengingatkan dalam pidatonya di ultah partai ke 44 di JHCC( (Jakarta Hall Convention Center) yang lalu 'anak anak saya itu nakal nakal, tapi kalau untuk membela kepentingan bangsa dan negara, mereka siap mengorbankan jiwa dan raganya'. Intinya kami tidak pernah memulai, tapi kalau ada yang jual kami akan borong sekalian demi mempertahankan Pancasila, dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia ini," kata Dadang.

PDI perjuangan kota Bogor juga akan senantiasa menjadi oposisi yg konstruktif bagi pemerintahan kota setempat.

"Kami akan mendukung kebijakan pemerintah kota Bogor yang pro rakyat, tapi kami juga akan menjadi orang nomor satu yg melakukan koreksi apabila ada kebijakan Pemerintahan Kota Bogor yang tidak pro rakyat. Kami akan selalu bersikap objektif untuk mewujudkan kota Bogor yang lebih baik lagi kedepannya," ujarnya.

Ketua panitia, TB. Rafli Mukti menyebutkan, acara syukuran dan pendidikan politik ini dihadiri oleh 600 peserta dari seluruh ranting se-kota Bogor. Semua kegiatan ini hasil gotong royong dari semua anggota fraksi PDIP di DPRD kota Bogor, DPR RI dan kader partai lainnya.[wid]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya