Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Petugas Jaga Tahanan Narkoba Bareskrim Diperiksa Propam

KAMIS, 26 JANUARI 2017 | 17:14 WIB | LAPORAN:

Petugas jaga tahanan Direktorat Narkoba Bareskrim Polri dimintai pertanggungjawaban atas kaburnya tujuh tahanan yang ditahan di sana.

Mereka diperiksa penyidik Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri untuk menjelaskan kronologis kaburnya tujuh tahanan tersebut.

"Kami mintai pertanggungjawaban," kata Kabareskrim Polri Komisaris Jnderal Ari Dono Sukmanto di kompleks PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (26/1).


Meski demikian, Ari tidak menjelaskan secara spesifik jumlah anggota yang diperiksa.

Terkait kaburnya tahanan, alumni Akpol 1985 tersebut juga menduga disebabkan konstruksi bangunan rutan Dit Tipid Narkoba Bareskrim Polri yang sudah cukup tua. Sehingga mudah dijebol oleh buronan tersebut.

"Memang kalau dilihat dari bangunan, sudah cukup tua," lanjut suksesor Anang Iskandar di Kabareskrim tersebut.

Sebelumnya tujuh tahanan melarikan diri dari rutan Dit Narkoba Bareskrim Polri, dengan membuat lubang berdiameter 30 sentimeter pada dinding kamar mandi, Selasa (24/1) lalu.

Satu dari tujuh tahanan yang melarikan diri dari  atas nama ridwan  telah ditangkap. Tahanan yang diketahui bernama Ridwan Ramadhan itu, diamankan di Kelapa Nunggal, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (25/1) malam.

Sementara itu, enam tahanan lainnya yang turut melarikan diri, masih dalam pengejaran polisi. Komplotan buronan tersebut diduga bersembunyi di salah satu tempat tinggal keluarga mereka di luar daerah. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya