Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Seorang Buronan Bareskrim Tertangkap Di Kelapa Nunggal

KAMIS, 26 JANUARI 2017 | 15:56 WIB | LAPORAN:

Pelarian Ridwan Ramadhan alias Mame terpaksa terhenti di wilayah hukum Polda Jawa Barat.

Satu orang dari tujuh buronan Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes Polri itu, ditangkap aparat Polres Sukabumi di daerah Desa Kelapa Nunggal, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Rabu (25/1) pukul 23.00 WIB.

"Benar. Sudah ditangkap satu atas nama Ridwan Ramadhan. Berhasil ditangkap tadi (Rabu) malam di Sukabumi oleh tim pengejaran Dit Narkoba dibantu Polres Sukabumi," ujar Kadiv Humas Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar di Auditorium PTIK, Kamis (26/1).


Sementara itu, tahanan lainnya yang ikit kabur masih dalam pengejaran petugas. Pihak kepolisian menduga, komplotan buronan itu bersembunyi di salah satu kediaman kerabat mereka masing-masing.

Pihak kepolisian juga telah berkoordinasikan ke pihak keluarga agar menginstruksikan buronan narkoba itu untuk menyerahkan diri jika bersua.

"(Buronan) yan lain sementara masih dikejar sesuai data yang ada. Asumsi kita kalo pulang ke keluarga, membantu meringankan. Petugas sudah koordinasi ke keluarga agar memberitahu ke dia (buronan) untuk koperatif menyerahkan diri ke penyidiik. Jangan sampai nggak koperatif dan berhadapan dengan petugas di lapangan. Tentunya petugas akan bertindak lebih tegas ke mereka," tegas Boy.

Saat ini, Ridwan telah diamankan di Satreskrim Polres Sukabumi. Selanjutnya, proses penangkapan itu sudah dikoordinasikan dengan Direktorat Narkoba Bareskrim Polri.

Sebelumnya diberitakan, tujuh tahanan tersebut kabur dari ruang tahanan Dit Narkoba Bareskrim Polri di Cawang, Jakarta Timur, Selasa (24/1).

Mereka menjebol toilet dan melompati tembok setinggi kurang lebih tiga meter.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya