Berita

Puan Maharani/Net

Politik

Tingkatkan Akses Pendidikan, Pemerintah Distribusikan KIP Ke Ribuan Yatim Piatu

KAMIS, 26 JANUARI 2017 | 12:23 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menyampaikan laporan pelaksanaan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2017 kepada Presiden Joko Widodo, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (26/1).

Pada acara yang akan diselenggarakan selama tiga hari, mulai tanggal 25 hingga 27 Januari 2017 itu, Menko PMK menjelaskan ada tiga hal tiga hal penting yang akan dibahas.

Pertama, peningkatan pemerataan layanan pendidikan meliputi optimalisasi Program Indonesia Pintar (PIP) dan optimalisasi pendidikan dan kebudayaan dari pinggiran.


Kedua, peningkatan mutu, relevansi dan daya saing yang mencakup implementasi Kurikulum 2013, penguatan pendidikan karakter, peningkatan daya saing melalui pendidikan kejuruan dan keterampilan,  peningkatan kualitas dan tata kelola guru dan tenaga kependidikan serta penguatan sistem penilaian.

Sedangkan yang terakhir adalah mengenai penguatan tata kelola pendidikan dan kebudayaan yang mencakup sinergi pusat dan daerah dalam pelaksanaan UU 23/2014 serta penguatan kelembagaan dan tata kelola satuan pendidikan dan kebudayaan.

Kepada Presiden Jokowi, Menko PMK menjelaskan dalam kesempatan ini, hadir sebanyak 2.844 anak yatim piatu dari panti asuhan se-Jabodetabek, yang akan menjadi penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Anak-anak yatim piatu ini merupakan bagian dari sasaran penerima KIP tahun 2017 yang ditargetkan sebesar 16,4 juta siswa dari keluarga miskin, termasuk peserta didik yatim piatu dari sekolah maupun panti sosial/panti asuhan” jelas Menko PMK.

Selanjutnya masih dalam laporannya, Menko PMK juga menyebutkan total jumlah anak yatim piatu yang terdata hingga saat ini sebanyak 896.781 anak. Pada tahun 2016, anak yatim piatu penerima KIP sebanyak 158.933 anak, dan sisanya sejumlah 736.848 anak yang belum mendapatkan KIP dipastikan akan memperoleh manfaat dana program ini di tahun 2017.

Pemberian KIP untuk anak-anak yatim piatu ini merupakan wujud nyata dari arahan Presiden untuk membangun pendidikan yang merata, berkeadilan dan berkualitas di tahun 2017.

"Semoga pemberian ini membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi pembangunan pendidikan dan kebudayaan di negara kita tercinta" harap Menko PMK.

Usai penyampaian laporan oleh Menko PMK, presiden dengan didampingi Menko PMK dan Mendikbud secara langsung memberikan KIP kepada 12 perwakilan anak-anak yatim piatu dari tingkat dasar hingga menengah. Presiden Joko Widodo pun turut berpesan agar KIP ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya.

Acara yang mengambil tema Bersama Membangun Pendidikan dan Kebudayaan yang Merata, Berkeadilan dan Berkualitas” ini juga dihadiri oleh kurang lebih 1045 peserta yang terdiri dari internal Kemendikbud, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, unsur Organisasi Guru, Unit Teknis Kebudayaan, Lembaga Sensor Film, Dewan Kesenian Propinsi, serta Lembaga Mitra Internasional yang selama ini mendukung program-program pendidikan dan kebudayaan.

Hadir pula pada acara pagi ini Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono dan beberapa anggota DPRD Jakarta. [ian]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya