Berita

Michael Wattimena/Net

Hukum

Sama Dengan Damayanti, Wattimena Dan Yudi Juga Salurkan Program Aspirasi Ke Maluku

KAMIS, 26 JANUARI 2017 | 00:51 WIB | LAPORAN:

. Ada apa dengan Provinsi Maluku, sejumlah anggota Komisi V DPR rela menyalurkan program aspirasinya ke daerah yang dikenal secara internasional sebagai Moluccas.

Setelah Damayanti Wisnu Putranti, Budi Supriyanto dan Andi Taufan Tiro. Giliran Michael Wattimena dan Yudi Widiana selaku wakil ketua Komisi V DPR yang "ikut-ikutan" menyalurkan program aspirasi ke Maluku.

Hal itu diketahui saat Wattimena dan Yudi dihadirkan sebagai saksi terdakwa Kepala Balai Kepala Jalan Nasional (BPJN) IX Kementerian PUPR, Amran Hi Mustary dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap proyek di Kementerian PUPR, di Pengadilan Tipikor Jakarta, jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (25/1).


Dalam kesaksiannya Wattimena memaparkan alasan memilih Maluku sebagai daerah saluran program aspirasinya.

Menurut Wattimena, Maluku merupakan daerah kelahirannya. Selain itu, dirinya merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan Maluku.

Sejumlah proyek usulan Wattimena di Maluku, mulai dari pembangunan jembatan kali Mos-Mos dengan pagu anggaran Rp 13.078.100.000, perbaikan jalan di Saparua dengan pagu proyek mencapai Rp 20 miliar.

Michael menjelaskan, usulan itu disampaikannya karena ada masukan dari Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah.

"Saya dari Maluku maka saya ingat persis usulan saya, jalan lingkar Saparua karena di sana saya dilahirkan. Lalu ada beberapa yang saya tidak ingat lagi," ujar Wattimena menjawab pertanyaan Jaksa KPK Iskandar terkait program aspirasi ke Maluku.

Jaksa kemudian mempertanyakan kepada Yudi terkait program aspirasinya di Maluku. Yudi awalnya membantah pernah mengusulkan proyek di Maluku.

Jaksa Iskandar kemudian membacakan data yang diperoleh, untuk menyegarkan ingatan Yudi. Seketika ingatan politisi PKS itu pulih.

"Saya baru tahu setelah ditunjukkan penyidik," ujarnya.

Diketahui, sejumlah anggota Komisi V DPR pernah melaksanakan kunjungan kerja ke Maluku.

Dari kunjungan kerja itu jugalah beberapa anggota Komisi V DPR terjerat kasus di KPK lantaran menerima suap terkait program aspirasi proyek jalan di Maluku.

Dalam suap 'jual beli' aspirasi Komisi V DPR, KPK ‎telah menjerat banyak pihak. Tiga orang dari anggota Komisi V DPR (Damayanti Wisnu Putranti, Budi Supriyanto dan Andi Taufan Tiro), sejumlah orang pengusaha, Kepala BPJN IX, dan staf anggota Komisi V DPR RI.

Suap jual beli aspirasi yang direalisasikan dalam bentuk proyek jalan itu nilainya beragam, mulai dari Rp 7 sampai 8 miliar bagi tiap anggota Komisi V, namun lebih besar untuk pimpinannya. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya