Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Kartu Ahok

SENIN, 23 JANUARI 2017 | 07:34 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

DONALD Trump resmi dilantik sebagai Presiden USA ke 45. Jokowi tidak diundang. Ini bahasa simbol. Trump seorang yang vulgar. Mudah ditebak.

Jokowi-Ahok adalah rezim bentukan Obama Demokrat via James Riyadi. Kampanye Ahok-Jarot mengadopsi model Hillary: sok pluralis, liberal, Pro LGBT, didukung mainstream media, menggunakan artis dan sebagainya. Semuanya serupa. Tapi gagal. Artis tidak punya pengaruh sedot massa. Cuma gaya-gayaan dan hura-hura. Yang punya umat adalah ulama dan ketua partai.

Pasca Hillary kalah, James bermanuver temui ulama NU. Banyak yang bilang dia cari perlindungan. Harry Tanoe diam-diam terus bermanuver: kasi gerobak Perindo kepada pedagang bakmi dan rokok di sekitar Jatinegara.


Target utama Trump adalah mematahkan expansi China. Putin sudah dirangkul. China sulit menang di Indonesia. Ahok berada di persimpangan jalan. Either way, pasti tumbang.

Para taipan berkolaborasi dengan otoritas politik memunculkan Ahok sebagi simbol pendekatan primordial dengan China. Tujuannya, menjilat Beijing. Agar Penguasa RRT membuka pasarnya bagi mereka. Namun alas, citra Beijing dan etnik Tionghoa di mata rakyat Indonesia malah runtuh akibat ulah pribadi Ahok.

Trump bisa memainkan kartu lama sentimen rasial Anti Tionghoa untuk menggebuk Beijing seperti aksi rasialis 10 Mei 1963 di Bandung. Ahok alat sempurna untuk itu. Pemerintah pusat bisa dengan mudah diobok-obok dengan menggunakan kartu Ahok. [***]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya