Berita

Rum Pagau/net

Nusantara

Rum Pagau: Ada Pengusaha Yang Tidak Mau Saya Memimpin Lagi

JUMAT, 20 JANUARI 2017 | 05:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pasangan Rum Pagau-Lahmudi Hambali tak terima dicoret KPUD sebagai calon bupati dan wakil bupati Boalemo, Gorontalo. Rum merasa sudah dizalimi.

"Kami sudah dizalimi oleh KPUD," kata Rum saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (18/1).

Rum yang maju berpasangan dengan Lahmudin Hambali menyebut KPUD Boalemo sudah "masuk angin". Dia mencium gelagat tak beres di balik pembatalan keikutsertaannya  di Pilkada.


"Saya tahu persis kondisi mereka (KPUD)," imbuh dia.

Rum tak menyebut apa dan siapa yang sudah membuat KPUD masuk angin. Calon petahana ini hanya memberi sinyal tentang seorang pengusaha yang tak ingin dirinya kembali memimpin Boalemo.

Meski pengusaha tersebut tak lulus SD, sebut dia, namun karena duit yang dimilikinya begitu banyak maka agenda penjegalan pun berjalan seolah sesuai yang dikehendaki. Yakni bagaimana mengalahkan pasangan Paham (Rum Pagau-Lahmudin Hambali) sebelum pemungutan suara di TPS dilaksanakan.

"Dunia sekarang ini kan yang penting duit," katanya.

Rum menegaskan tak akan tinggal diam. Rum bersama tim hukum sudah mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung meminta agar keputusan KPUD yang mencoret kepesertaan dirinya dibatalkan.

"Saya menolak keputusan KPUD dan saya gugat kembali ke MA. Permohonan sudah dimasukan ke MA tanggal 16 Januari, dan sudah diregister oleh MA," jelasnya. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya