Berita

Joko Widodo/Net

Olahraga

Jokowi Secara Khusus Mau Undang PSSI Ke Istana

SELASA, 17 JANUARI 2017 | 09:54 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Secara khusus, Presiden Joko Widodo akan mengundang PSSI untuk membicarakan percepatan pembangunan persepakbolaan nasional di Istana Negara.

Menurut Deputi IV Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi dan Olahraga, Gatot. S Dewa Broto, pertemuan tersebut untuk membicarakan isu-isu strategis sepak bola tanah air belakangan ini. Pembinaan sepak bola usia dini, match fixing beserta persiapan tim nasional akan menjadi isu utama.

"Intinya pemerintah mulai konsern untuk memperhatikan kondisi sepak bola tanah air, begitu juga dengan dampaknya kepada sektor rill ekonomi masayarakat Indonesia. Apalagi, dari kajian pemerintah, sepak bola tenyata bisa menjadi alat utama pemersatu bangsa," ungkap Gatot.


Menurut Gatot, salah satu contoh konkret tersebut setelah adanya hiruk pikuk politik pada akhir tahun lalu setelah adanya gelombang demonstrasi besar-besaran di Istana Negara. Tapi, isu tersebut bisa tenggalam dengan adanya penampilan timnas Indoensia di Piala AFF 2016.

Dalam rencana pertemuan tersebut, pihak kementerian yang dilibatkan, di antaranya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Pariwisata, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Gatot, sebagaimana dilansir JPNN, menjelaskan, Menpora Imam Nahrawi sendiri akan memaparkan terkait identifikasi masalah sepak bola nasional serta apa yang akan dilakukan untuk meningkatkan sepak bola nasional. Sementara PSSI sendiri akan menjelaskan ke persoalan lebih teknis.

"Kami juga akan jelaskan terobosan pemberian dana pada PSSI," demikian Gatot. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya