Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Ada Gerakan Satu PNS Satu Pohon Cabai

MINGGU, 15 JANUARI 2017 | 04:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Untuk mengatasi persoalan harga cabai yang naik, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kalimantan Tengah.

akan menjalankan salah satu program menanam cabai satu pohon untuk satu Aparatur Sipil Negara (ASN), ataupun satu kepala keluarga (KK).

"Kita mungkin akan jalankan untuk satu KK atau ASN menanam cabai, sebagai salah satu upaya memenuhi kebutuhan untuk diri sendiri dulu,” ujar Kabid Pengembangan Produksi Hortikultura Distanak Kalteng, Dewi Erowati, sebagaimana dilansir JPNN (Minggu, 15/1).


Dikatakan Dewi, dengan adanya program itu nantinya membantu petani ataupun pemerintah dalam hal ketersediaan cabai ini. Dengan menanam sendiri, satu pohon cabai sudah cukup untuk satu keluarga, tanpa harus membeli di pasar.

"Kalau untuk konsumsi sendiri tidak lah dengan jumlah banyak, sehingga cukup tanaman yang di rumah saja untuk satu keluarga tidak perlu harus ke pasar membeli cabai ini," terangnya.

Dikatakan, sampai saat ini memang Kalteng masih bergantung daerah lain untuk cabai ini. Dengan memasok dari daerah luar dan dengan luas tanam yang ada, masih belum mencukupi kebutuhan secara keseluruhan Kalteng.

"Makanya upaya di tahun ini kita akan menambah luas tanam kita sampai 500 hektar lagi untuk cabai ini, mudah-Mudahan mulai bisa mencukupi kebutuhan masyarakat,” tukas Dewi. [ysa]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya