Berita

Foto/Net

Bisnis

Pemerintah Impor Lagi Daging Kerbau 30 Ribu Ton

RABU, 11 JANUARI 2017 | 09:36 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemerintah merasa kebi­jakan impor daging kerbau asal India selama ini memberikan banyak manfaat. Masyarakat menjadi memiliki alternatif untuk mendapatkan daging di tengah tingginya harga daging sapi. Oleh karena itu, pemerintah memutuskan membuka kembali keran impor pada tahun ini.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kemen­terian Pertanian (Kementan) Ketut Diarmita mengungkapkan, izin pemasukan daging kerbau India yang sudah dikeluarkan pihaknya untuk Perum Bulog mencapai 30 ribu ton.

"Izin pemasukan daging ker­bau untuk Bulog sampai 31 Maret 2017 sebanyak 30 ribu ton. Dengan asumsi realisasi 90 persen, maka realisasi Januari-Februari 2017 sebanyak 27 ribu ton," jelas Ketut di Jakarta, kemarin.


Jika ditambah dengan pemasu­kan impor daging sapi beku dan sapi bakalan hidup, lanjut Ketut, pada dua bulan pertama 2017 sudah masuk 75.200 ton.

Ketut merinci impor sapi bakalan yang dilakukan pe­rusahaan penggemukan sapi (feedloter ) di awal 2017. Pada Januari sebanyak 39.281 ekor, Februari 39.281 ekor, Maret 94.011 ekor, April 63.305 ekor, dan Mei 155.950 ekor.

"Total prediksi realisasi pe­masukan daging sapi dan kerbau Januari-Februari 2017 sekitar 75.200 ton. Apabila asumsi ini terealisasi ditambah dengan pemotongan sapi bakalan, maka prediksi ketersediaan sampai dengan Mei-Juni 2017 untuk puasa dan Lebaran relatif aman," katanya.

Ketua Komite Daging Sapi Jakarta Sarman Simanjorang menilai, impor daging kerbau memberikan pengaruh positif terhadap kondisi pasar daging. Menurutnya, masyarakat kini menjadi tidak bergantung lagi pada sapi lokal.

Dia mengakui, masuknya daging kerbau asal India belum mampu menekan keperkasaan daging sapi segar di pasar. Sampai saat ini, harga daging sapi segar masih bercokol di level Rp 110 ribu-Rp 120 ribu per kilogram (kg). Tapi, harga daging kerbau bisa menjadi pili­han karena lebih terjangkau.

"Manfaatnya pilihan masyarakat menjadi banyak. Daging sapi lokal Rp 120 per kg, daging sapi impor Australia dan Selan­dia Baru Rp 80 ribu-Rp 85 ribu per kg, serta daging kerbau India Rp 65 ribu per kg," ungkapnya.

Namun, dia mengkritik mo­nopoli impor daging kerbau yang dilakukan Bulog. Menurutnya, jika swasta diberikan keper­cayaan, harga daging kerbau bisa lebih rendah di pasaran. Selain itu, bila swasta diizinkan melakukan impor, dampaknya jangkauan pemasaran akan lebih luas. Karena swasta sudah memi­liki jaringan untuk memasarkan daging kerbau agar sampai ke tangan konsumen.

Selain itu, Sarman mengimbau pemerintah jangan terlalu cepat mengklaim kebutuhan untuk bulan puasa dan hari Raya Idul Fitri mencukupi. "Sebaiknya nanti dua bulan menjelang bulan puasa dilakukan penghitungan kembali antara stok dan kebutu­han," saran Sarman. ***

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya